oleh

Polda Kalteng Bekuk Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian, Ini Tampang Imutnya

-Hukum-109 views

Palangkaraya, Radar Pagi – Seorang pemuda bernama Hardianor alias Nuy alias Annoy (23) mengunggah informasi hoax dan ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian lewat akun Facebook-nya. Akibatnya, warga Jalan Dr Murjani Palangka Raya, Kalimantan Tengah ini pun diciduk polisi.

Hardianor diketahui aktif menyebarkan berbagai artikel dan meme hoax serta ujaran kebencian setidaknya dalam enam bulan terakhir. Hoax yang disebarnya antara lain tentang Jokowi yang disebut memerintahkan Kapolri untuk tembak mati perusuh meski perusuh itu cucu nabi sekalipun.

Hardianor diringkus di rumahnya, Sabtu (25/5/2019) kemarin malam sekitar pukul 23.00 Wita. Dia dijemput polisi setelah Tim Patroli Cyber Bidhumas Polda Kalteng menemukan akun Facebook dengan nama Nuy banyak mengunggah hoaks dan ujaran kebencian terhadap sejumlah pihak.

Hingga saat ini Hardianor masih diperiksa di Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kalteng.

Seperti juga pelaku hoax dan ujaran kebencian lainnya yang garang dan ganas di media sosial, Hardianor hanya bisa menunduk lesu saat diperiksa. Tampangnya yang memelas itu sungguh bertolak belakang dengan postingan-postingannya selama ini.

Dia meminta maaf dan mengakui perbuatannya sudah dilakukan sejak enam bulan lalu. Dia mengaku hanya membagikan berita, foto, dan video yang dia dapat dari akun-akun Facebook lainnya.

Video pernyataan maafnya kemudian diunggah di akun Instagram @humaspoldakalteng.

“Jika ada foto, video, atau informasi lain yang belum jelas kebenarannya, jangan langsung di-share, melainkan cari tahu kebenarannya,” imbau Kapolda Kalteng Irjen Anang Revandoko, Minggu (25/5/2019).

Irjen Anang menegaskan Tim Patroli Cyber Bidhumas Polda Kalteng akan selalu berpatroli di dunia maya sehingga masyarakat jangan membagikan berita bohong dan ujaran kebencian.

“Kami melaksanakan patroli bukan hanya di dunia nyata tapi di dunia maya pun selama 1 x 24 jam kami juga melaksanakan patroli dengan sangat intensif,” katanya. (maria)

News Feed