oleh

Anies Digugat Karena Udara Jakarta Makin Kotor, Ini Upaya Pemprov DKI Kurangi Polusi

Jakarta, Radar Pagi – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bersama sekelompok warga lintas profesi akan menggugat terkait pencemaran yang makin parah. Para calon penggugat berjumlah 57 orang, yang terdiri atas aktivis, mahasiswa, pekerja swasta, dan peneliti.

Sebelum melayangkan gugatan, sebenarnya para aktivis lingkungan ini sudah melakukan advokasi kepada pemerintah setempat, namun tidak ada perkembangan sehingga gugatan terpaksa dibuat.

“Kita sebenarnya sudah lakukan upaya advokasi kepada pemerintah untuk memperbaiki kualitas udara, terutama standar kualitas udara, bagaimana dengan sumber pencemaran udara tersebut. Tapi kan kita lihat tidak ada perkembangan signifikan,” ujar Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Nur Hidayati, saat jumpa pers di Kantor LBH, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2019) kemarin.

Meski Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi tergugatnya lantaran dinilai gagal menangani pencemaran udara, namun Anies tidak sendirian. Gugatan serupa juga bakal dilayangkan kepada Presiden Jokowi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kesehatan, serta 3 gubernur, yaitu Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, dan Gubernur Banten. Sebab Provinsi Jawa Barat dan Banten dinilai turut bertanggungjawab menimbulkan polusi udara yang berdampak ke Jakarta lantaran banyak pabrik berdiri di kawasan tersebut.

“Jadi kalau kita lihat pencemaran di DKI Jakarta dan sekitarnya bukan hanya berasal dari sisi transportasi, tapi juga industri, dan pembangkit listrik di Banten dan Jawa Barat,” kata Nur Hidayati.

Menurut Nur, beberapa kerugian yang dialami warga akibat pencemaran udara tak terkendali ini adalah, “Kerugian kita misalnya kita mengalami sakit, tidak bisa lagi menikmati lingkungan hidup yang nyaman, belum lagi biaya finansial harus ke dokter, beli obat, masker dan lain-lain. Kerugian inilah yang menjadi dasar kita mengajukan gugatan ini, bukan meminta ganti rugi tetapi kita meminta melakukan sesuatu, misalkan kebijakan,” katanya.

Upaya Pemprov DKI

Di tempat terpisah, Plt Kepala Dinas LH DKI, Djafar Muchlisin mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pengurangan pencemaran udara.

“Upaya-upaya antara lain pembersihan sampah, uji emisi kendaraan. Kan meman polusi disebabkan kendaraan bermotor. Kita sudah berupaya dengan pengetesan uji emisi terhadap kendaraan-kendaraan. Kita lakukan di beberapa tempat terkait pengetesan ini,” katanya.

Djafar mengaku belum pernah menerima aduan dari para penggugat secara langsung. “Selama ini saya secara langsung belum bertemu langsung terkait ini. Tentu kami akan respons cepat jika ada warga yang memiliki ide dan solusi. Tentu kita tanggap. Jadi kalau ada masyarakat mau menyampaikan ide tentu kami terima,” ujarnya. (maria)

News Feed