oleh

Andi Wibowo yang Umbar Pistol di Jalanan Resmi Ditahan

-Hukum-1.048 views

Jakarta, Radar Pagi – Andy Wibowo (53) “Koboi Jalanan” yang beberapa waktu lalu mengacungkan senjata api kepada seorang pengendara mobil di Jalan Alaydrus, Gambir, Jakarta Pusat, resmi ditahan untuk 20 hari ke depan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan akan kami tahan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan, Sabtu (15/6/2019).

Secara terpisah, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian juga mengatakan hal yang sama. Andy akan ditahan polisi.

Pasal yang dikenakan kepada Andy adalah Undang-undang Darurat Pasal 1 ayat (1) UU No 12 Tahun 1951 dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. “Ancamannya satu tahun,” ujar AKBP Arie.

Penangkapan Arie merupakan buntut dari aksi sok jagonya menodongkan  pistol berjenis Walther kaliber 32 karena emosi melihat ada sesama pengendara mobil yang dianggapnya melawan arah. Padahal Jalan Alaydrus adalah jalan dua arah.

Aksi Andy yang mengendarai BMW kelir hitam Nopol B 1764 ternyata direkam seseorang dan videonya yang tersebar di media sosial pun menjadi viral.

Atas kejadian itu korban bernama Oman Rochman melapor ke polisi. Berdasarkan pelat mobil BMW B-1764-PAF yang dikedarai korban, polisi berhasil menangkap Andy ketika Direktur PT Vektor. perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan UPS, itu sedang berada di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat pada Sabtu (15/6/2019) pagi.

Polisi kemudian melakukan tes urin kepada Andy dan hasilnya positif narkoba jenis amphetamine dan methampetamine. Polisi juga melakukan tes untuk mengetahui apakah Andy mengkonsumsi minuman keras, namun ternyata hasilnya negatif.

Dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (15/6/2019), Andy mengaku salah dan meminta maaf kepada publik. Terutama kepada korban Oman yang saat kejadian sedang mengemudikan Panther.

“Saya minta maaf dan mengakui kesalahan saya. Meminta maaf kepada seluruh khalayak masyarakat dan kepada (korban) pengemudi Panther,” ujarnya.

Seperti umumnya semua jagoan yang terlihat garang ketika emosi di jalanan, di hadapan para petugas dan sorotan kamera wartawan, Andy hanya tertunduk dan bicara pelan. Bahkan seperti anak kecil yang disuruh berjanji untuk tidak nakal lagi, dia pun berjanji tidak bakal mengulangi perbuatannya lagi.

“Saya berjanji tidak akan melakukan lagi,” ujar dia.

Dia pun sempat diam ketika mengenai mengapa berani menodongkan pistol di jalan. Namun akhirnya dia menjawab menodongkan pistol karena tidak berani berkelahi.

“Memang senjata hanya dipergunakan untuk bela diri,” kata Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian.

Polisi masih mendalami kepemilikan senjata tersebut. Menurut pengakuan pelaku, pistol adalah barang hibah. Untuk dicek keasliannya, masih didalami kepolisian di Pengawasan Senjata Api dan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya.

“Nanti itu dari Wasendak dari bagian perizinan yang bisa menjelaskan,” kata Arie. (safrizal)

 

News Feed