oleh

Anies Terbitkan IMB di Pulau Reklamasi, Ahok Bingung dan Sebut Anies Pintar Ngomong

-Jabodetabek-202 views

Jakarta, Radar Pagi – Gubernur DKI Anies Baswedan beralasan dirinya mengeluarkan IMB ratusan gedung di Pulau D dengan alasan karena Pergub 206/2016 yang dibuat di era kepemimpinan Ahok. Menanggapi jurus ngeles Anies, Ahok mengaku bingung karena seorang gubernur berhak mencabut atau mengubah Pergub.

Ahok pun mencontohkan Anies yang mencabut Pergub 195/2014 tentang pembatasan kendaraan roda dua melewati Thamrin, juga ketika Anies merubah Pergub soal pedagang kaki lima dan RPTRA. Karena itu, Ahok bingung mengapa Anies tak mampu mencabut Pergub soal reklamasi

“Soal susah cabut pergub kan kontradiktif sama keputusan dia ubah pergub soal motor lewat Thamrin. Soal kaki lima dan RPTRA aja dia bisa ubah kok Pergubnya?” kata Ahok saat dikonfirmasi, Rabu (19/6/2019).

Ahok menilai alasan Anies membawa-bawa soal Perda hanya alasan untuk menyalahkan dirinya.

“Mau kambing hitamkan aku soal Pergub yang mau dia pakai dengan memanfaatkan celah hukum. Logika waras aku agak bingung sama gubernur Anies,” ujarnya

Ahok menyebut IMB di pulau reklamasi saat dirinya masih menjabat Gubernur DKI, tidak bisa terbit karena belum mempunyai dasar perda. Makanya dia bingung pergubnya kini disebut bisa jadi alasan penerbitan IMB, sebab jika benar IMB bisa terbit hanya dengan mengacu pada pergub, maka IMB pulau reklamasi sudah lama dia terbitkan.

“Kalau pergub aku bisa terbitkan IMB reklamasi, sudah lama aku terbitkan IMB. Kan aku pendukung reklamasi untuk dapatkan dana pembangunan DKI yang bisa capai di atas Rp 100-an triliun dengan kontribusi tambahan 15 persen NJOP setiap pengembang jual lahan hasil reklamasi,” kata Ahok.

Kalau di era Ahok, IMB akan diterbitkan dengan ketentuan pengembang wajib memberikan 15 persen dari nilai NJOP untuk pembangunan DKI, maka di era Anies sekarang, kewajiban 15 persen yang dibebankan kepada pengembang itu sepertinya malah tidak ada.

“Anies memang hebat bisa tidak mau 15 persen (dari pengembang) buat bangun DKI? Sama halnya dengan oknum DPRD yang (dulu) menolak ketuk palu perda karena pasal 15 persen kontribusi tambahan?” sindir Ahok.

“Sekarang karena gubernurnya pintar ngomong, Pergub aku sudah bisa untuk IMB reklamasi tanpa perlu perda lagi yang ada kewajiban 15 persen dari nilai NJOP dari pengembang untuk pembangunan DKI,” sambungnya.

Soal Anies menerbitkan IMB pun Ahok merasa heran, mengingat Anies selalu menunjukkan sikap anti reklamasi.

“Anies kan anti-reklamasi dan gubernur paling hebat berani lawan putusan kasasi PTUN soal reklamasi,” ujar Ahok. (maria)

News Feed