oleh

Disuruh Bayar Denda Overstay, Klaim Biaya Hidup Habib Rizieq Ditanggung Arab Saudi Cuma Halu?

-Utama-1.072 views

Jakarta, Radar Pagi – Pengacara Habib Rizieq menyebut pemerintah seharusnya membayar denda overstay (kelebihan izin tinggal) Habib Rizieq. Jika tidak, FPI siap menggalang dana umat. Pertanyaannya, bukankah pihak Rizieq kerap menyebut Kerajaan Arab Saudi menanggung kehidupan Rizieq, tetapi kenapa sekarang meminta Rizieq membayar denda?

Menurut pengacara Rizieq, masalah overstay bukan kesalahan kliennya karena Rizirq sudah beberapa kali berusaha keluar dari Arab Saudi sebelum masa visanya berakhir. Namun, institusi resmi di Indonesia disebutnya meminta imigrasi Arab Saudi mencekal Habib Rizieq hingga akhirnya overstay.

“Overstay itu kan bukan kesalahan Habib Rizieq karena habisnya visa Habib itu kan 20 Juli 2018. Sebelum tanggal 20 Juli 2018, Habib Rizieq sudah mencoba untuk keluar dari Saudi supaya visanya masih bisa berlaku. Dicekal atas permintaan institusi resmi di Indonesia ke keimigrasian Arab Saudi,” kata pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, Jumat (12/7/2019).

Karena itu, Sugito menegaskan pemerintahlah yang seharusnya bertanggung jawab membayar denda overstay sekitar Rp 110 juta itu.

“Setelah tanggal 20 Juli, dia overstay. Jadi overstay-nya bukan kesalahan Habib Rizieq tapi atas permintaan institusi resmi di Indonesia. Karena overstay, seharusnya, karena bukan kesalahan Habib Rizieq, yang membayar itu pemerintah,” jelas Sugito.

Jika pemerintah enggan membayar denda itu, Sugito menyebut pihaknya siap mengumpulkan dana umat untuk membantu pembayaran denda overstay Habib Rizieq.

“Kalau memang pemerintah tidak bersedia membayar, kami akan konsolidasi umat untuk iuran membantu membayar overstay tersebut,” tegas Sugito.

“Karena kan kalau Rp 110 juta terus berbagai macam komponen keanggotaan di FPI insyaallah saling bisa membantu untuk menyelesaikan itu,” sambungnya.

Bukankah Ditanggung Arab Saudi?

Hingga kini, Habib Rizieq Shihab masih berada di Arab Saudi dan belum kembali ke Indonesia. Kuasa hukum Rizieq Shihab, Eggi Sudjana, pernah mengungkapkan, biaya hidup Rizieq selama di Arab Saudi ditanggung pemerintah Arab.

Menurut Eggi, hal ini lantaran Rizieq Shihab merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW. “Dia sudah dinyatakan keturunan Nabi Muhammad yang ke-39 apa berapa gitu. Nasab sudah jelas. Menurut pemerintahan Kerajaan Saudi, kalau dia nasab sampai ke Rasulullah, dijamin semua oleh pemerintah itu,” ujar Eggi di Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017) silam.

Selain itu, Habib Rizieq disebut juga mendapat bantuan dari koleganya di sana. “Dia kan banyak teman, alumni sana dan banyak jaringan,” tambah Eggi.

Ucapan Eggi tersebut kemudian sering dikutip massa pendukung dan disebarkan ke media sosial, tentu dibumbui kalimat betapa pemerintah Arab Saudi lebih menghargai Habib Rizieq sebagai keturunan Nabi Muhammad, ketimbang pemerintah Indonesia yang disebut justru memusuhinya.

Kuasa hukum Rizieq Shihab lainnya, yakni Kapitra Ampera, juga pernah menyebut bahwa kliennya memiliki visa unlimited day yang didapatkan dari Kerajaan Arab Saudi, sehingga bisa tinggal sampai kapan pun sesuka hati.

Kapitra yang kini sudah berseberangan dengan kubu Rizieq juga menyebut Rizieq mendapatkan fasilitas berupa jet pribadi dari konglomerat Arab Saudi. Ia juga disebut-sebut bisa tinggal di hotel dan apartemen manapun tanpa perlu membayar lantaran semua biaya transportasi dan akomodasi telah dijamin.

Namun faktanya kini Rizieq harus membayar denda sebesar Rp 110 juta per orang lantaran tinggal melebihi batas waktu yang diizinkan. Apakah semua klaim biaya hidupnya itu cuma halu belaka? (safrizal)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. Kenapa umat muslim di arab cmn cuek ke Risiq..trus knp qt harus repot dgn dia? Lebih baik pemerintah tetap fokus aja membamtu umat muslim yg hidup susah di Indonesia..itu bantuan yg lebih afdol dan tepat sasaran…

News Feed