oleh

Kapolres Nisel Beri Bantuan Kepada Anak Penderita Tumor Wajah

-Sumatera-510 views

Nias Selatan, Radar Pagi – Kapolres Nias Selatan (Nisel) AKBP I Gede Nakti Widhiarta bersama Kasat Binmas mendatangi rumah Rahmad Dellis Laia yang menderita tumor di wajah, Kamis (18/07/2019)

“Kita datang untuk memberikan bantuan kepada keluarga sebagai kepedulian kami terhadap kondisi anak tersebut. Melihat kondisi keluarga yang kurang mampu semoga bantuan yang kita berikan dapat sedikit membantu,” ujar Kapolres Nisel AKBP I Gede Nakti Widhiarta kepada sejumlah media di kediaman Rahmad Dellis Laia di Desa Hilifalawu Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara.

I Gede menyampaikan bahwa dirinya akan melakukan koordinasi kepada pemerintah melalui Dinas Kesehatan Nias Selatan untuk menaruh perhatian kepada Rahmad Dellis Laia dalam pengobatannya.

“Selain bantuan yang telah kita berikan kepada keluarga, kita meminta orang tuanya agar sesegera melakukan pengobatan kepada si anak. Takutnya kalau tidak segera dioperasi penyakit itu bisa membahayakan anak itu,” ungkapnya.

Atas kunjungan Kapolres Nias Selatan, pihak keluarga menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian yang diberikan.

“Kami dari keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Kapolres bisa datang dan melihat langsung Rahmad Laia dan harapan anak ini bisa disehatkan kembali,” ujar Pendeta Peringatan Laia, salah satu kerabat keluarga.

Turut hadir dalam kunjungan ini di antaranya Kasat Binmas Polres Nias Selatan IPTU Fiktor Silalahi, Bhabinkamtibmas Desa Hilifalawu Brigadir Eltifery Dachi dan beberapa personil lainnya.

Sakit Sejak Lahir

Berdasarkan penjelasan dari keluarga, Rahmad Dellis Laia yang baru berusia 5 tahun sudah menderita tumor sejak lahir. Anak kedua dari pasangan Lisama Laia (ayah) dan Deriati Hia (ibu) ini pernah berupaya melakukan pengobatan di RS Pringadi atas rujukan RSUD Gunungsitoli. Namun saat itu belum bisa dilakukan operasi pengangkatan tumor lantaran usia Rahmad baru 2 tahun.

“Pada tahun 2017 kita pernah bawa berobat di RSUD Gunungsitoli, tidak sanggup dan dirujuk ke RS Pringadi. Di sana juga tidak sanggup, sehingga dirujuk kembali oleh RS Pringadi ke RS Adam Malik,” tutur Pendeta Peringatan Laia, salah satu kerabat keluarga.

“Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa ini akan beresiko bila dioperasi, keluarga ketakutan. Sehingga rumah sakit mengatakan ya sudah nanti pada saat dia umur 5 tahun, ada biaya maka dapat dilakukan operasi kembali,” lanjut Peringatan Laia.

Sayangnya, usai dibawa ke rumah sakit Pringadi, sampai sekarang pihak keluarga belum pernah membawanya lagi untuk berobat karena tidak memiliki biaya. Karena itu keluarga Rahmad Dellis Laia sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan. (Wilson)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed