oleh

Polisi: Motif Mantan Guru Gelar Pesta Seks Tukaran Istri untuk Cari Untung

-Hukum-778 views

Surabaya, Radar Pagi – Sungguh gila otak AK (44). Sebagai mantan guru sekolah, seharusnya dia tetap mampu menjaga moral dan etika. Namun warga Kota Surabaya, Jawa Timur ini malah mempelopori pesta seks tukar istri.

Kanit V Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Aldi Sulaiman, AK mengaku membuat pesta seks tukar-tukaran istri untuk mencari keuntungan.

“Setiap pasangan suami istri yang hendak mengikuti pesta itu dimintai uang Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu,” ujar Aldi di Mapolda Jawa Timur, Kamis (18/7/2019).

Menurut Aldi, pengumuman pesta seks diakukan di twitter, dan bila ada yang berminat maka negosiasi harga dilakukan via kotak pesan di twitter tersebut.

Selain diikuti pasangan suami istri, pesta seks ini bisa juga diikuti bujangan. Sebab AK menyediakan cewek untuk melayani peserta yang tidak punya istri.

“Selain itu, tersangka AK juga menyediakan cewek berinisial ANT untuk melayani tamu apabila tidak membawa pasangan,” ujar Aldi Sulaiman.

Lebih gila lagi, sebelum melakukan hubungan badan, para peserta diberi fasilitas minuman keras dan karaoke. Kemudian saat suasana mulai memanas,  cewek yang disediakan AK mulai menari di depan para peserta.

“Setelah itu barulah terjadi hubungan badan dengan pasangan masing-masing. Kalau ada yang berkehendak untuk bertukar pasangan, maka hanya pasangan tamu yang diperbolehkan,” ujar Aldi.

Dengan kata lain, bila peserta tidak membawa istri maka boleh berhubungan intim dengan cewek yang disediakan AK, bila peserta yang membawa istri hanya ingin bersetubuh dengan istrinya sendiri juga dipersilahkan dan bila ingin tukaran istri pun diperbolehkan asalkan dengan sesama peserta yang membawa istri. Tapi kurang ajarnya, istri AK ternyata tidak boleh ditukar.

“Untuk pasangan tersangka AK, hanya untuk dirinya sendiri,” ujar Aldi.

Namun saat pesta seks sedang berlangsung sebuah vila di Tretes, Pasuruan, Jawa Timur, pada Jumat (12/7/2019) pekan lalu itu, polisi datang menggerebek.

Namun dari pengungkapan kasus ini, polisi hanya menetapkan AK sebagai tersangka. Sementara para pelaku lain yang ikut dalam pesta seks tersebut dipulangkan. (igo)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed