oleh

Bupati Kudus Kena OTT KPK Ternyata Mantan Residivis Korupsi

-Hukum-77 views

Jakarta, Radar Pagi – Bupati Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Tamzil yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (26/7/2019) terkait kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus, ternyata sebelumnya pernah terbukti korupsi dana bantuan sarana dan prasarana pendidikan Kabupaten Kudus tahun 2004-2005.

Setelah kasusnya terbongkar, dia ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus pada September 2014. Saat ditahan itu, Tamzil sedang menjabat staf di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Jawa Tengah. Sementara korupsi yang dituduhkan kepadanya diduga dilakukan saat dia menjabat Bupati Kudus periode 2003-2008.

Pada Februari 2016, Tamzil divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Semarang dan dijatuhi hukuman 22 bulan penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Atas kasus korupsi tersebut.

Pada Desember 2015, dia bebas bersyarat‎ dari Lapas Kedungpane, Semarang. Pada Pilkada serentak 2017, dia mencalonkan diri sebagai Bupati Kudus dan terpilih untuk kedua kali.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, penangkapan bupati ini dilakukan setelah terjadi transaksi suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus.

“Beberapa saat setelah transaksi (suap) terjadi, KPK mengamankan total sembilan orang sampai saat ini. Mereka terdiri dari unsur kepala daerah, Staf dan ajudan bupati, serta calon kepala dinas setempat,” kata Basaria melalui pesan singkat, Jumat (26/7/2019).

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menetapkan status hukum Muhammad Tamzil dan delapan orang lainnya. Rencananya, KPK akan mengumumkan status hukum sembilan orang tersebut Sabtu besok. (maria)

.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed