oleh

Dikbud Seram Bagian Barat Kirim 9 Guru SMPN ke Malang

-Pendidikan-94 views

Maluku, Radar Pagi – Demi meningkatkan kapasitas dan intelektual para pengajar (guru), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, mengirim 9 guru SMPN ke Malang, Jawa Timur, melalui program pertukaran guru.

Mereka adalah Zalimudin dan Fini Ayuntika Bato dari SMP Negeri  5 Seram  Barat, Frans Tempessy, Weingly Uruilal, dan Miske Dahoklory dari SMPN 9 Seram Barat.

Lalu Ambrin dan Siti Hayriya Rakuma dari SMPN 12 Seram Barat, S. Pikahulan dan Ny.A. Mappa dari SMPN 2 Seram Barat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten SBB Dr. Mashudin Sangadji, SP,MSi kepada Radar Pagi mengatakan, program pertukaran guru yang dilakukan oleh pihaknya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan aktifitas belajar mengajar disekolah. Hal ini dilakukan berkaitan dengan tuntutan pendidikan sekarang ini dan sekaligus sinergitas Pemerintah Kabupaten SBB yakni “Kas Bae SBB” dari segi pendidikan.

“Program pertukaran guru ini kami lakukan demi meningkatkan kapasitas dan pengetahuan para guru yang ada di SBB, tujuannya agar para guru ini bisa lebih memahami tugas dan fungsi mereka sebagai tenaga pendidik terutama mata pelajaran yang mereka ajarkan,” terang Sangadji di ruang kerjanya Rabu (14/8/2019).

Lebih lanjut Sangadji menjelaskan, dalam pertukaran guru kali ini difokuskan pada peningkatan 4 aspek yaitu, Peningkatan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian.

Sementara itu, Zalimudin, salah satu guru mengungkapkan di SBB hanya 4 SMPN yang menjadi mitra dalam program pertukaran guru.

 

Lebih lanjut Zalimudin menjelaskan, dirinya dan teman-temannya mengikuti kegiatan pertukaran guru ini difokuskan pada beberapa mata pelajaran.

“Saya dan ke 8 teman yang dikirim oleh Dinas ke Malang akan meneruskan semua ilmu dan pengalaman yang kami peroleh selama 10 hari di Malang ke semua sekolah yang ada di SBB, terutama untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),” lanjut Zalimudin.

Sesuai informasi yang berhasil dihimpun Radar Pagi, bahwasanya sekolah inti kerjasama Pemkab SBB dengan Malang yakni SMPN 7, SMPN 11, SMPN 12 dan SMPN 22 Malang akan datang ke SBB dalam kegiatan yang sama pada 1-8 September 2019 mendatang. (jabar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed