oleh

Marinus Gea: Pemanfaatan Sumber Daya Maritim Jadi Program HIMNI

-Jabodetabek-153 views

Jakarta, Radar Pagi – Ketua Umum HIMNI Marinus Gea, SE., M.Ak., mengatakan bila dalam periode kepengurusan DPP HIMNI 2015-2019, program HIMNI hanya ada dua, yaitu perjuangan provinsi dan menjadikan Nias sebagai destinasi wisata, maka ke depan akan ditambah dengan  ”Pemanfaatan Sumber Daya Maritim”.

“Keunggulan Kepulauan Nias selain pariwisata adalah Perikanan.  Oleh karenanya sudah sepantasnya Pemerintah Daerah se-Kepulauan Nias dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sesegera mungkin membuat grand design dan roadmap pembangunan sumber daya perikanan,” kata Marinus dalam sambutannya di MUNAS V HIMNI yang digelar di The Forest Green Hotel, Bogor, Jawa Barat, beberapa saat lalu.

Menurut Marinus, dalam perspektif yang lebih luas potensi kelautan Nias tidak terbatas pada sumber daya perikanan, tetapi lebih dari itu dapat menjadi potensi “ekonomi maritim” yang di dalamnya ada kombinasi sumber daya perikanan, pariwisata bahari, sumber daya alam (mineral, minyak dan gas bumi), lalu lintas laut (perdagangan) dan sumber daya pertahanan laut.

“Kami berpendapat bahwa masa depan Kepulauan Nias agar menjadi Pulau Impian harus dire-orientasi, dari orientasi darat menjadi orientasi laut karena laut tersebutlah yang menjadi kekayaaan alam terbesar Kepulauan Nias dan laut tersebut pulalah yang menyatukan kita  dengan daratan lainnya di Indonesia,” katanya.

Sementara di bidang pariwisata, kata Marinus, MUNAS V HIMNI menetapkan tema  ‘Menuju Nias Pulau Impian’ dan Sub Tema “Dengan semangat Bersatu Kita Bisa, Munas V HIMNI mendorong Kepulauan Nias menjadi gerbang destinasi wisata dunia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat”.

Dia menjelaskan, ‘Menuju Nias Pulau Impian’ mengandung arti bahwa Kepulauan Nias sedang didorong menuju ke arah cita-cita besar, yaitu menjadi destinasi wisata internasional, di mana Kepulauan Nias menjadi impian para wisatawan domestik maupun manca negara karena tersedianya infrastruktur pendukung, keindahan dan variatifnya objek wisata, keramahan masyarakat, serta terciptanya industri pariwisata yang kompetitif.

“Kami berpendapat bahwa salah satu cara untuk mewujudkan Nias menjadi Pulau Impian adalah memperpendek rentang kendali pemerintahan dengan menaikkan status administrasi Kepulauan Nias menjadi Provinsi,” ujar Marinus.

Bagi HIMNI, kata Marinus, perjuangan Provinsi Kepulauan Nias sudah tidak dapat ditawar lagi, sebab status Provinsi akan mempermudah komunikasi daerah dengan Pemerintah Pusat dalam menangani pembangunan Kepulauan Nias sehingga penanganan menjadi lebih cepat, lebih berdaya dan lebih fokus.

“Karena kewenangan dan sumber daya Pemerintah Daerah dalam mengelola Kepulauan Nias menjadi lebih besar,” katanya. (eka)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed