oleh

Jokowi Baru Alokasikan Rp2 Triliun dari Rp466 Triliun yang Dibutuhkan untuk Pemindahan Ibukota

-Utama-83 views

Jakarta, Radar Pagi – Pemerintah mengalokasikan Rp2 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 untuk pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“Total anggarannya sekitar Rp2 triliun,” ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Dia mengatakan, anggaran tersebut tersebar di beberapa kementerian. Namun dirinya enggan menyebutkan kementerian apa saja yang menerima alokasi anggaran untuk pembangunan ibu kota baru.

“Itu tersebar di beberapa kementerian, ada di sekitar 5 atau 6 kementerian,” ujarnya.

Namun jumlah Rp2 triliun itu hanyalah sebagian kecil dari total dana yang dibutuhkan, karena berdasarkan kajian Bappenas anggaran pemindahan ibu kota sebesar Rp466 triliun. Anggaran itu berasal dari APBN, pihak swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Untuk APBN sendiri total anggaran sesuai kajian setidaknya diperlukan Rp30,6 triliun.

Anggaran sebesar itu diperlukan untuk kebutuhan lahan untuk pembangunan infrastruktur pemerintahan yang mencapai 40.000 hektare (ha) dan pemindahan 1,5 juta jiwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di kementerian dan lembaga (K/L), tingkat legislatif dan yudikatif, serta pelaku ekonomi dan anggota TNI dan Polri. (gunawan)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed