oleh

Ini Tampang Pembacok Nenek-nenek yang Melawan Saat Mau Diperkosa

-Hukum-108 views

Probolinggo, Radar Pagi – Seorang nenek di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri lantaran melawan saat akan diperkosa pelaku.

Aksi itu terjadi pada Minggu (22/9/2019) lalu. Korban bernama Asiati (61), warga Desa Pandean, Kecamatan Paiton. Sementara pelakunya bernama Buhaidi (35).  Saat itu pelaku dan korban berpapasan di sawah desa setempat usai korban mengambil rumput gajah menggunakan celurit atau sabit di sebuah ladang yang berjarak 100 meter dari rumahnya.

Situasi sekitar yang sepi dimanfaatkan pelaku yang langsung mendekap korban dari belakang. Korban berupaya melawan. “Karena melawan, pelaku lalu merampas celurit milik korban. Pelaku kemudian membacok korban di bagian tubuhnya,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurnianto dalam konferensi pers di Mapolres Probolinggo Rabu (25/9/2019).

Sang nenek malang pun mengalami lima luka bacok di tubuhnya. Tiga di bagian punggung dan dua di kepalanya. Tangan kirinya pun patah. Korban pun dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Rizani, Paiton.

Setelah membacok korban, si pemuda sange langsung melarikan diri. Dua jam kemudian polisi menangkapnya di sekitar balai desa setempat. Saat itu pelaku sudah diamankan warga yang tahu perbuatan pelaku begitu kabar percobaan perkosaan tersebar ke seantero desa.

Dari hasil pendalaman polisi diketahui pelaku memang sudah ada niat sejak lama untuk memperkosa korban yang sudah memiliki cucu. Buhaidi mengaku kenal korban sejak kecil. Apalagi mereka bertetanggga dan sering bertemu.

“Dia mengaku melakukan percobaan pemerkosaan karena pengaruh alkohol,” kata Eddwi. (yon)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed