oleh

7 Terdakwa Korupsi Bank Mandiri Rp 1,8 Triliun Divonis Bebas

-Hukum-166 views

Jakarta, Radar Pagi – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi jaksa atas 7 terdakwa kasus pembobolan Bank Mandiri senilai Rp 1,8 triliun. Dengan demikian ke-7 terdakwa tersebut divonis bebas.

“Tolak kasasi Jaksa Penuntut Umum Pada Kejari,” demikian lansir panitera MA, Jumat (4/10/2019).

Duduk sebagai ketua majelis hakim agung Andi Samsan Nganro. Sedangkan anggotanya Abdul Latief, Suhadi, Krisna Harahap, dan LL Hutagalung.

Kasus bermula saat Direktur PT Tirta Amarta Bottling (TAB) Roni Tedi mengajukan kredit ke Bank Mandiri Bandung. Versi jaksa, Roni memalsukan laporan keuangan dengan seolah-olah memiliki aset dan piutang mencapai Rp 1,1 triliun sehingga dia bisa mendapatkan kucuran kredit dari Bank Mandiri sebesar Rp 1,8 triliun.

Belakangan, borok transaksi itu terendus pihak berwajib dan sejumlah petinggi Bank Mandiri diseret ke kursi pesakitan karena dinilai terlibat dalam memuluskan pencairan dana ini.

Mereka adalah:

  1. Commercial Banking Manager Bank Mandiri Bandung, Surya Beruna.
  2. Senior Credit Risk Manager Bank Mandiri Bandung, Teguh Kartika Wibowo.
  3. Senior Relation Manager Bank Mandiri Bandung, Frans Eduard Zandstra.
  4. Head Officer PT TAB, Juventius.
  5. Komite Pemutus Tingkat Pertama Bank Mandiri, Totok Suharto.
  6. Wholesale Credit Risk Head-WCK Bandung, Poerwitono Poedji Wahjono.
  7. Direktur PT Tirta Amarta Bottling Roni Tedi.

Pada 7 Januari 2018, mereka semua divonis bebas oleh hakim PN Bandung. Atas hal itu, jaksa mengajukan permohonan kasasi. (rian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed