oleh

Dua dari Enam Pelaku Pemerkosaan di Semarang Ngaku Cuma Megang-megang

-Hukum-199 views

Semarang, Radar Pagi – Dua dari enam pelaku pemerkosa gadis bernisial MN (20) di kebun kawasan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, mengaku hanya memegang-megang korban, tidak sampai memperkosanya. Mereka jugalah yang bertugas memegangi kepala dan tangan korban agak tidak berontak.

“Dua di antaranya tidak ikut memerkosa, tapi hanya ikut memegangi tangan dan kepala korban agar tidak berontak saat digagahi temannya,” kata Wakapolsek Banyumanik AKP Suradi Warso, beberapa saat lalu.

Keenam pelaku masih dalam pemeriksaan petugas Reskrim Polsek Banyumanik. Mereka adalah CH, ADP, RA, FP, YAP, dan NH. Karena masing-masing memiliki peran berbeda, polisi mengenakan pasal tak sama.

Kejadian bermula saat korban yang merupakan pendatang dari Wonogiri pulang nonton pertunjukan wayang orang di Pudakpayung Kecamatan Banyumanik pada Sabtu 14 September silam. Di tengah jalan, korban bertemu segerombolan pria yang salah satunya adalah teman pria yang dikenalnya melalui facebook.

Korban pun mau saja diajak keliling kota hingga nonton balap liar. Tetapi ketika korban dibawa ke kebun sepi, dia mulai curiga. Hanya saja dia tidak berani melawan karena diancam para pelaku.

“Di kebun itulah korban langsung dikerjain. Yang eksekusi (pertama kali) FN, dia otak pelakunya,” ujar Suradi.

Selesai puas, para pelaku mengantar korban pulang ke kosnya. Di sana korban menceritakan kejadian tersebut kepada temannya dan kemudian melapor ke polisi beberapa hari kemudian.

“Korban syok berat hingga sering pingsan,” kata Suradi. (yon)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed