oleh

Polisi: Ninoy Karundeng Dikeroyok 30 Orang

-Hukum-166 views

Jakarta, Radar Pagi – Jajaran Polda Metro Jaya masih memburu para pelaku yang menculik dan menganiaya aktivis media sosial yang juga relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Sejauh ini, polisi telah menangkap dan menetapkan RF dan S sebagai tersangka. Satu dari dua pelaku itu diketahui merupakan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kedua tersangka dibekuk di Jakarta, Rabu (2/10/2019) malam. Saat ini mereka ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, namun puluhan terduga pelaku lainnya masih bebas berkeliaran.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan pelaku penculikan dan penganiayaan Ninoy diduga ada 30 orang.

“Ya kita masih mengejar pelaku lainnya, banyak jumlahnya,” ujar Suyudi di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Penyidik masih mendalami motif pelaku dalam menganiaya dan menculik Ninoy.

Sebelumnya, video diculiknya Ninoy Karundeng beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 42 detik itu Ninoy terlihat menjawab pertanyaan yang diajukan seorang pria.

Dari video diketahui Ninoy diculik saat datang ke kawasan Gedung DPR-MPR RI untuk meliput aksi demonstrasi penolakan RUU KPK dan RUU KUHP.

Saat itu Ninoy bermaksud ingin mengambil gambar salah satu massa yang digotong oleh para pelaku karena terkena gas air mata saat kericuhan pasca unjuk rasa.

Namun Ninoy justru dihampiri oleh sekelompok orang yang menaruh kecurigaan terhadapnya. Para pelaku bertanya tujuan Ninoy mengabadikan kejadian itu sebelum mengambil ponselnya.

Pada saat itulah para pelaku tahu bahwa Ninoy merupakan pegiat medsos yang kerap menyerang lawan politik mereka.

Ninoy pun langsung dianiaya dan diculik sebelum akhirnya dipulangkan pada Selasa (1/10/2019) kemarin. (safrizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed