oleh

Polisi Periksa 7 Pelajar Pemeran Video Mesum di Tuban

-Hukum-1.526 views

Tuban, Radar Pagi – Polisi memeriksa tujuh pelajar terkait viralnya video mesum pelajar di Tuban, Jawa Timur. Mereka adalah empat pelajar SMK negeri dan tiga pelajar SMK swasta.

Pemeriksaan sementara menyebutkan bahwa lokasi video mesum itu berada di kamar kos salah satu pelajar di Kelurahan Latsari, Tuban.

“Video mesum itu terjadi di kamar kos salah satu pelajar terperiksa. Lokasinya di Kelurahan Latsari,” ujar Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Jumat (4/10/2019).

Dalam video mesum berdurasi 6 detik yang beredar sejak Rabu (2/10/2019) malam itu, kata Nanang, ada dua pelajar putra dan lima pelajar putri.

Dua pelajar berlainan jenis terlihat melakukan hubungan suami istri dalam video itu disaksikan para pelajar lainnya.

Dalam video mesum tersebut juga terdengar suara seorang pelajar perempuan yang mengucapkan jika dirinya tidak mau ikut melakukan hubungan intim tersebut.

“Aku ora melu-Melu (Saya tidak ikut-ikutan),” ujarnya.

Hingga kini proses pemeriksaan masih berlangsung. Dan polisi tidak mau gegabah karena pelakunya masih pelajar dan di bawah umur.

“Semua pelaku masih di bawah umur dan paling tua itu masih usia 16 tahun. Semua kelas sepuluh di SMK masing masing. Jadi kita harus berhati hati,” katanya.

Namun Nanang menegaskan proses hukum tetap meskipun pelakunya masih di bawah umur. “Supaya ada efek jera bagi pelajar dan masyarakat lainnya,” tandas Nanang.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 2 Tuban, Mujiono membenarkan jika muridnya ada yang terlihat dalam video tersebut.

“Benar yang perempuan siswi saya, yang laki-laki dari sekolah lain,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019) kemarin.

Pihak sekolah, kata Mujiono, sudah mengirim sejumlah guru, termasuk guru bimbingan konseling (BK) untuk mendampingi siswi tersebut di kantor polisi.

“Saat ini masih di kepolisian didampingi sejumlah guru, tadi polisi sudah ke sini. Untuk proses lanjut kita menunggu hasil dari Polisi,” kata dia. (yon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed