oleh

Polantas Penendang Ojol Dihukum Pindah ke Bagian Staff

-Hukum-234 views

Bogor, Radar Pagi – Kasus oknum polantas yang menendang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bogor, Jawa Barat berujung damai. Meski demikian, polantas bersangkutan tetap mendapat hukuman, yaitu dipindahkan ke bagian staff.

“Meski sudah damai, secara internal akan kita tindak. Kita akan beri hukuman pemindahan unit ke bagian staf sehingga tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat lagi,” kata Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser, Sabtu (5/10/2019).

Hendri mengatakan kedua pihak sadar akan kesalahan masing-masing.

“Kami selesaikan, selesai tadi, masing-masing pihak menyadari kesalahannya. Ojol-nya merasa salah, polisi juga merasa emosional. Jadi tidak ada permasalahan lagi,” katanya.

Hendri menjelaskan kejadian itu berawal ketika rangkaian pengamanan VVIP RI-1 akan melintas di sekitar Tugu Kujang, Bogor Tengah, Kota Bogor. Kondisi jalan ketika ada pengamanan VVIP RI-1, kata dia, harus steril dari kendaraan.

Polisi pun mengatur lalu lintas agar jalanan steril. Ketika jalan sudah bersih dan aman, tiba-tiba seorang pengemudi ojol datang dan menerobos jalur yang telah disterilkan polisi.

“Ojek online ini sudah disetop, tapi tetap berusaha menerobos. Dia (oknum polisi) kesal karena ojol-nya tidak mau diatur. Karena semua yang lain sudah bersih, ini ojol sudah dibilang tidak boleh terobos, jangan terobos, dia menerobos. Dikejar petugas, malah ngebutNgebut dan membahayakan,” jelasnya. (juwita)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed