oleh

Preman Jember Bunuh Tetangga Lalu Doa di Speaker Mushola Agar Dosa Almarhum Diampuni

-Anehsiana-148 views

Jember, Radar Pagi – Seorang preman bernama Iwan (30) membunuh Tumin (50) yang bekerja sebagai penjaga malam SPBU Jambearum dan merupakan tetangganya sendiri.

Pembunuhan terjadi di Dusun Krajan, Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Rabu (9/10/2019) silam. Uniknya, setelah membunuh, pelaku sempat mengumumkan perbuatannya melalui speaker masjid di dekat rumahnya dan berdoa agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa Tumin.

Menurut tetangga Iwan, Elis, Iwan mengumumkan meninggalnya Tumin sebelum waktu sholat subuh.

“Ya ke musala, shalawatan habis itu ngomong kalau Tumin meninggal, warga Jambearum Kidul,” ujar Elis.

Disebutkannya, Iwan juga menyampaikan permintaan maaf kepada para tetangganya.

Setelah itu, menurut kesaksian warga lain, Iwan turun dari mimbar sambil berteriak. Kemudian ditemani beberapa warga, dia pergi menyerahkan diri ke polsek.

Berawal dari Minta Uang

Iwan diketahui sering memalak korban untuk digunakan membeli minuman keras. Setiap pelaku minta uang, korban biasanya memberi Rp 50 ribu. Pelaku juga biasa mengonsumsi minuman keras di dekat SPBU tempat Tumin berjaga.

“Beberapa kali tersangka ini minta uang, dan korban memberinya. Biasanya Rp 50.000 untuk beli minuman keras. Nah, beberapa kali pelaku ini minumnya di dekat SPBU yang dijaga korban,” ujar Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono, beberapa saat lalu.

Pada Rabu (9/10/2019) dini hari naas itu Tumin tak memberi uang kepada Iwan karena belum menerima gaji. Hal itu membuat Iwan marah karena sebelumnya Tumin juga sudah menolaknya.

Iwan pun bergegas ke belakang SPBU mengambil pedang yang sudah dia siapkan di sana. Hal itu terekam dalam CCTV. Iwan lantas menyabet leher Tumin hingga nyaris putus.

SPBU Jambearum sudah satu tahun terakhir tidak beroperasi karena sedang direnovasi. Karena itu hanya dijaga oleh Tumin seorang. Rencananya, November mendatang SPBU akan kembali dibuka. (yon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed