oleh

Air Mata Istri Mantan Dandim Kendari Menetes Lihat Suami Dicopot

-TNI/POLRI-211 views

Kendari, Radar Pagi – Mulutmu harimaumu. Begitulah nasib yang dialami Irma Zulkfili Nasution, istri Kolonel Kav Hendi Suhendi. Gara-gara nyinyir di facebook soal tertusuknya Menkoplhukam Wiranto oleh Abu Rara, Irma harus legowo melihat suaminya yang baru dua bulan menjabat sebagai Dandim Kendari dicopot dari jabatannya dan dalam waktu dekat akan diperiksa secara internal militer.

Irma pun hanya bisa meneteskan air mata saat menyalami sejumlah pejabat Kodim 1417 Kendari, pada acara serah terima jabatan Komandan Kodim 1417 Kendari, di Aula Markas Korem 143 Halu Ole, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (12/10/2019) Siang.

Jabatan Dandim 1417 Kendari untuk selanjutnya diserahkan kepada Kolonel Inf Drs Alamsyah. Upacara sertijab dipimpin Komandan Korem 143 Halu Oloe, Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianti.

Sebelum serah terima jabatan, Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal Surahawandi, memberikan arahan kepada para prajurit TNI Angkatan Darat di Aula Markas Korem 143 Halu Oloe.

Menurut Mayjend Surawahadi, Kolonel Kav Hendi Supendi, dicopot dari jabatannya sebagai Dandim 1417 Kendari, karena dinilai melanggar sumpah prajurit TNI dan Undang-Undang nomor 25 tahun 2014, tentang ketaatan.

“Suami harus membimbing istrinya dan juga keluarganya, dari ketaatan itu di tentara tidak ada tawar menawar. Dari mulai sumpah prajurit dan undang-undang itu kena semua (suami dan istri), memang di (masyarakat) umum tidak semuanya tersoalisasi hal seperti ini, tapi itulah ketentuan kita. Makanya kalau mau jadi tentara ikuti aturan,” kata Mayjend Surawahadi.

Hendi sendiri tidak banyak komentar. Sebagai prajurit dia menerima apapun keputusan pimpinan.

“Saya terima apa yang menjadi keputusan dari pimpinan dan pelajaran buat kita, ada hikmah buat kita semua” kata Kolonel Hendi menjawab pertanyaan wartawan, sambil berjalan keluar, usai acara sertijab.

Dia mengaku mengambil pelajaran dan hikmah dari kejadian ini. Seusai upacara sertijab, HS tetap menunjukkan dukungan untuk istrinya. Terlihat dia menggandeng tangan istrinya.

“Dijadikan pelajaran buat kita,” ujarnya.

Selanjutnya, Hendi akan menjalani proses hukum di internal militer, sementara istrinya akan menjalani proses hukum secara umum. (yon)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed