oleh

Polisi Tangkap Dua Pembunuh Debt Collector yang Kepalanya Ditemukan Lepas Karena Busuk

-Hukum-212 views

Cianjur, Radar Pagi – Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan Jenal Omposunggu (42). Warga Bolok Batujajar, RT 1 RW 15, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, itu dibunuh dua eksekutor, yang salah satunya adalah nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSJ), tempat Jenal bekerja sebagai debt collector.

Salah satu pelaku, ANA alias Ahek (51), memiliki utang Rp 150 juta ke KSP. Karena tak mampu membayar, Ahek kemudian bersiasat dan mengajak CK alias Maung (42) untuk menghabisi nyawa penagih utang tersebut.

Maung bersedia mengikuti ajakan Ahek. Suatu hari, Jenal yang saat itu datang untuk menagih utang, mendapat perlawanan dari Ahek dan Maung. Keduanya menganiaya dan menyeret korban ke kebun yang lokasinya tak jauh dari kediaman Ahek, Gempolsari, Kota Cimahi, Jawa Barat.

“Korban dianiaya hingga tewas menggunakan potongan balok. Pelaku CK alias Maung diajak oleh Ahek dan dijanjikan sesuatu makanya dia mau ikut menghabisi korban. Kalau yang berutang itu si Ahek, nilainya Rp 150 juta,” kata Kapolres Cianjur AKBP Andi Juang, Minggu (13/10/2019).

Setelah Jenal tewas, para pelaku sempat kebingungan menyembunyikan jasad korban. Ahek dan Maung kemudian membawa mayat Jenal menggunakan mobil. Setelah itu, pelaku membuang Jenal di area tebing Kampung Sukarajin, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Usai membuang mayat Jenal, para pelaku kabur. Keduanya sempat menjual ponsel dan motor milik korban.

Polisi menduga dibuangnya mayat Jenal di Cianjur ini sebagai upaya pelaku untuk mengaburkan jejak aksinya. Selain itu, ponsel dan motor milik korban dibawa pelaku, lalu dijual melalui beberapa orang perantara.

“Ada upaya kedua pelaku untuk mengaburkan jejak setelah membunuh korban. Saat itu kita telusuri dan ungkap sampai para perantara dan penadahnya diamankan semua. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan,” ujar Juang.

Pada Kamis 26 September 2019, mayat Jenal ditemukan warga di area tebing Kampung Sukarajin, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Kamis (26/9/2019). Saat ditemukan, kepalanya terpisah dari badan, tetapi bukan karena dimutilasi pelaku, melainkan diduga karena proses alami pembusukan.

Polisi kemudian mengumumkan ciri-ciri korban hingga kemudian diketahui pihak keluarga Jenal.

“Kita meminta keterangan keluarga dan pihak koperasi. Setelah penyelidikan dan pengembangan itulah terungkap para pelaku dan penadah barang-barang korban,” ujar Juang.

Dua pelaku kemudian diringkus polisi tanpa perlawanan, Sabtu malam dan Minggu pagi tadi di kediaman masing-masing di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat dan Kecamatan Bandung Kulon, Kota Cimahi.

“Para pelaku kita tangkap malam dan subuh tadi di kediamannya,” kata Juang Andi.

“Mereka sempat tidak mengaku. Namun setelah kita tunjukkan rangkaian bukti-bukti akhirnya mereka mengaku telah menghabisi nyawa korban,” ujar Budi.

Polisi juga mengamankan lima orang lainnya yaitu W (43), SP (37), D (41), AT (43) dan Y (54).

“Dua pelaku berperan sebagai eksekutor sementara lainnya adalah perantara dan penadah motor korban,” tutur Juang. (sya/bbn/dtc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed