oleh

The Blair Witch, Sekuel yang Makin Mencekam

Jakarta, Radar Pagi – Bulan Juni 1998. Sebuah situs baru tiba-tiba ramai diperbincangkan karena yang menyuguhkan kisah tentang tiga remaja yang hilang saat menjelajahi hutan Black Hills di Maryland, Amerika Serikat, pada empat tahun sebelumnya.

Heather, Mike dan Josh sedang menyelidiki legenda lokal bernama Blair Witch untuk diangkat menjadi film dokumenter. Tidak ada penjelasan mengapa mereka tidak pernah kembali, juga keberadaan jasadnya jika mereka memang meninggal atau terbunuh.

Otoritas setempat justru menemukan peralatan dan hasil rekaman yang kemudian diolah menjadi sebuah film berjudul The Blair Witch Project yang rilis pada pertengahan Juli 1999 atau 20 tahun yang lalu.

Namun setelahnya para penonton baru tahu bahwa yang mereka tonton itu fiksi belaka, jadi tidak ada tiga remaja yang hilang. Isu tiga remaja hilang itu sengaja disebar supaya penonton mengira sebagai kisah nyata. Kemampuan sutradara dan penanggung jawab marketing dalam menarik perhatian khalayak tercatat sebagai hal yang brilian hingga hari ini.

Belasan tahun setelah film itu tayang, muncul sekuelnya berjudul mirip: The Blair Witch, besutan sutradara Adam Wingard.

Film The Blair Witch mengisahkan tentang kelompok mahasiswa yang berusaha mencari salah satu anggota keluarganya yang telah lama menghilang di sebuah hutan misterius, terdapat mitos tentang penyihir penghuni hutan angker tersebut.

Dikisahkan, selang 20 tahun setelah penayangan The Balir Witch Project (1999), James Donahue (James Allen McCune) menemukan sebuah video di internet yang diduga adalah rekaman terakhir dari kakak perempuannya bernama Heather. Oleh karena itu, ia dan teman-temannya merencanakan untuk pergi ke hutan untuk mencari sang kakak. Di perjalanan menuju hutan, mereka bertemu dengan dua warga sekitar, Lane dan Talia yang akhirnya ikut bergabung dengan mereka.

Selama perjalanan di hutan tersebut, mereka mulai merasakan suasana horor hutan dan kejadian-kejadian aneh yang mereka alami melalui rekaman video dokumenter mereka. Semakin lama mereka menyadari bahwa peristiwa buruk yang mereka alami karena adanya kehadiran sosok menyeramkan berdasarkan legenda itu memang nyata.

Film dengan Teknik Found-Footage

Seperti halnya dengan film pertamanya, film The Blair Witch masih mengusung teknik Found-Footage yang disajikan seperti rekaman video. Teknik ini memiliki ciri khas seperti pengambilan gambar yang shaky atau bergoyang dan buram sehingga membuat akting alami dari sang aktor.

Film The Blair Witch memiliki genre horor supranatural yang digabungkan dengan teknik found footage sehingga menghasilkan efek mencekam bagi para penonton.

Peringatan Penayangan Film The Blair Witch

Terdapat dua peringatan sebelum menonton film ini. Pertama, hati-hati kamu akan merasa mual dan pusing karena sebagian besar adegan memiliki pergerakan kamera yang cukup dahsyat dengan menggunakan teknik found-footage.

Kedua, buat kamu yang mengidap claustrophobia karena ada adegan film yang menampilkan ruangan sempit. Nah, peringatan tersebut ada baiknya diperhatikan dengan baik sebelum ditonton ya.

Film Klasifikasi (R)

Film berdurasi 90 menit ini memiliki klasifikasi restricted (R) alias dipenuhi adegan kekerasan. Hal tersebut karena dalam naskah dialog ini menggunakan bahasa dan tindakan yang belum layak untuk dilihat anak-anak.

Tembus Box Office

Siapa sangka, produksi film The Blair Witch budget sebesar 5 juta dolar AS ini berhasil meraup keuntungan.

Selama penayangan, film ini berhasil masuk jajaran box office hingga mencapai pendapatan lebih dari 45 juta dolar AS, dengan 24 juta dolar AS di antaranya berasal dari penayangan secara internasional. Hal ini membuktikan bahwa film sukses memikat para penikmat film di berbagai belahan dunia.

Kontra Film The Blair Witch

Meskipun sukses mendulang pundi-pundi uang, rupanya film ini juga cukup banyak mendapat kritik dari para kritikus film. Salah satunya menyebutkan bahwa film ini terlalu bising karena teriakan dari para pemain film hingga efek pergerakan kamera yang terlalu dahsyat sehingga cukup membuat pusing bagi yang menonton.

The Blair Witch tayang di Bioskop Trans TV Kamis (10/10/2019) pukul 23.00 WIB kemarin. Bila anda belum pernah menonton film ini, baik ketika rilis di bioskop pada 2015 silam atau ketika tayang ulang di Trans TV, maka bila kebetulan anda berlangganan paket internet dan TV kabel Indihome, maka anda masih dapat menyaksikannya dengan fasilitas TVOD (TV on Demand) dimana anda tetap bisa menyaksikan acara TV dalam kurun waktu satu minggu terakhir.

Alternatif lainnya tentu saja searching di situs-situs yang menyediakan tontontan film-film bioskop dunia lengkap dengan teks terjemahannya dalam bahasa Indonesia. (dbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed