oleh

Leaving Neverland Akan Diputar di Sundance Film Festival, Penggemar Jacko Marah

-Kabar Seni-467 views

Jakarta, Radar Pagi – Film dokumenter Leaving Neverland yang menampilkan kasus pelecehan seksual Michael Jackson kepada Wade dan James menuai beragam serangan ketika diumumkan akan diputar dalam Sundance Film Festival 2019.

Para penggemar Michael Jackson membanjiri narasumber yang kisahnya menjadi inspirasi film berdurasi empat jam tersebut, Wade Robson dan James Safechuck, dengan komentar dukungan untuk sang idola.

Bahkan film ini juga membuat Wade dan James mendapat ancaman pembunuhan dari penggemar Michael Jackson. Tim manajemen Jackson juga membayar HBO untuk berhenti menayangkan film tersebut karena dampaknya semakin berbahaya di ruang publik.

Wade Robson mengaku dirinya pernah ke Neverland Ranch sebelum akhirnya tidur bersama Jackson di sana. Pelantun lagu Billie Jean ini dikenal cepat berkenalan dan menjadi teman anak-anak.

Beberapa orang mengatakan bahwa Michael Jackson biasanya menargetkan seseorang sebelum akhirnya menjadi korban pelecehan seksualnya. Anak-anak yang menjadi korban biasanya datang dari keluarga yang bermasalah.

“Dia tahu apa yang dilakukannya. Dia memiliki caranya sendiri untuk mengerti kelemahan dari keluarga orang lain. Dia benar-benar pandai dalam membaca perasaan orang lain,” kata James Safechuck

Wade Robson dan James Safechuck mengaku mendapat pelecehan seksual dari sang megabintang hingga usia mereka 14 tahun. Keduanya mendeskripsikan Michael Jackson sangat manipulatif baik secara fisik ataupun mental pada saat itu.

Rupanya Michael Jackson pernah merasa cemburu dengan kehadiran backing vokalnya di tur, Sheryl Crow. Michael Jackson perlahan mulai suka dengan Crow. Tak hanya kepada Crow, pemilik dance Moonwalk ini juga selalu cemburu ketika Wade atau James memiliki pacar di sekolahnya.

Ungkap Sisi Buruk Raja Pop

Film Leaving Neverland berlatar di sebuah peternakan bernama Neverland di California. Film ini mengisahkan dua orang laki-laki yang sekarang berusia 30-an yang menjalin hubungan dengan Jackson ketika mereka masih bocah. Dituturkan, keluarga anak-anak lelaki ini juga mengenal Jackson secara pribadi, yang saat itu sedang berada di puncak popularitas.

Kedua lelaki tersebut kemudian menyatakan bahwa Jackson pernah melakukan pelecehan seksual terhadap mereka. Peristiwa ini pun sempat menjadi perhatian dunia, namun pada tahun 2005 sang megabintang akhirnya dibebaskan dari segala tuntutan yang menimpa.

Dalam situs, Leaving Neverland dideskripsikan dengan, “Di puncak ketenarannya, Michael Jackson memulai sebuah hubungan yang cukup lama dengan dua bocah lelaki, masing-masing berusia 7 dan 10, serta keluarga mereka. Kini, di pertengahan usia 30-an, mereka bercerita tentang bagaimana mereka dilecehkan secara seksual oleh Jackson, dan bagaimana mereka menghadapinya bertahun-tahun kemudian.”

Diproduksi sekaligus disutradarai oleh Dan Reed, Leaving Neverland akan tayang dalam kategori Special Events dalam dua bagian yang totalnya hampir empat jam, disusul oleh sesi tanya jawab bersama pembuat film.

Festival Film Sundance akan digelar di Park City, Utah dan Resor Sundance Mountain mulai 24 Januari hingga 3 Februari 2020 mendatang. (fitria)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed