oleh

Gara-gara Tisu Magic, Pekerja Seks Online di Karawang Dibunuh

-Anehsiana-240 views

Karawang, Radar Pagi – Tisu magic adalah tisu yang dibalurkan ke batang penis. Tujuannya untuk mengurangi sensitifitas penis sehingga agak mati rasa. Dengan begitu, si pemakai dapat berhubungan seks lebih lama. Meski mengurangi rasa kenikmatan, namun si pemakai boleh berbangga hati karena akan terlihat tahan lama di hadapan pasangannya.

Namun gara-gara kelewat lama saat berhubungan intim setelah penisnya dibalur dengan tisu magic, Ridwan Solihin alias Emen (28) harus mendekam dalam jeruji penjara. Pasalnya, dia membunuh OS (28), wanita pekerja seks komersial (PSK) online, di kamar 211 Hotel Omega, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (7/10/2019) pekan lalu.

Kuli bangunan asal Purwakarta itu mengaku ke polisi sempat minum vitamin dan menggunakan tisu magic sebelum beraktivitas seksual dengan OS.

“Pelaku mengkonsumsi obat kuat dan memakai sejenis tisu,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan saat jumpa pers di Mapolres Karawang, Selasa (16/10/2019).

Karena terlalu lama berhubungan badan, korban merasa jengah dan mengomel. Akhirnya dia terlibat keributan dengan pelaku dan mengeluarkan kalimat bernada merendahkan

“Karena terlalu lama (hubungan badan), korban protes. Korban mengeluarkan kata-kata yang membuat pelaku sakit hati. Pelaku tak terima,” ujar Bimantoro.

Kepada polisi, Ridwan mengaku membekap mulut dan hidung korban menggunakan handuk hingga tewas. Peristiwa tersebut terjadi Senin (7/10/2019), beberapa jam setelah Ridwan berada di kamar.

“Pelaku sakit hati kepada korban. Kemudian pelaku menganiaya korban dengan cara membekap mulut dan hidung, lalu mengikat (lengan korban) dengan seprai,” tutur Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra di tempat yang sama.

Kematian OS yang tragis mengagetkan karyawan dan pengelola Hotel Omega, Karawang, Senin (7/10). Mayat OS tertelungkup di atas kasur kamar 211 dalam kondisi bugil dan tangan terikat selimut. Terdapat sejumlah luka diduga bekas penganiayaan pada tubuh wanita tersebut.

Diketahui, sebelum tewas dibunuh, OS semat melayani dua tamu lain, juga di kamar yang sama. Dengan kedua tamunya itu, OS tidak mendapat masalah, baru kena batunya saat bertemu dengan pelaku sebagai customer nomor urut 03.

Melihat OS tewas di tempat, Ridwan kabur sambil mencuri dua ponsel milik wanita tersebut. Pelaku juga membawa uang senilai Rp 250 ribu dari dompet korban.

Enam hari kemudian, polisi menangkap Ridwan saat tengah bekerja di sebuah proyek bangunan di Bekasi, Jawa Barat. (heri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed