oleh

Pasca Rusuh Penajam Paser Utara: 146 Rumah dan 1 Bangunan SD Terbakar

-NUSANTARA-252 views

Penajam Paser Utara, Radar Pagi – Tercatat 146 rumah dan 1 bangunan sekolah dasar (SD) terbakar dalam kerusuhan antar warga di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Rabu 16 Oktober 2019 silam. Akibatnya 366 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Ratusan bangunan yang terbakar itu rata-rata berada di Jalan Kilometer (Km) 1 Kecamatan Penajam, sekitar 300 meter dari lokasi bentrokan warga di Dermaga Pelabuhan Penyeberangan Penajam- Balikpapan yang memicu kerusuhan.

“Rumah yang terbakar berada di tiga lingkungan RT, yakni RT 6, 7 dan 8. Adapun rinciannya, masing-masing sebanyak 90 rumah di RT 6, 55 rumah di RT 7, dan 1 rumah di RT 8,” kata Camat Penajam Pang Irawan, dilansir iNews, Kamis (17/10/2019).

Kerusuhan itu juga mengakibatkan bangunan SD Madrasah Ibtidaiyah terbakar. Selain itu, tiga unit mobil, dan 10 kios juga hangus dilalap api. “Kemudian ada satu loket juga yang terbakar,” sambungnya.

Pasca kerusuhan dan kebakaran, masyarakat yang kehilangan rumah harus mengungsi ke rumah kerabat dan saudara-saudaranya. Sementara pihak Kecamatan Penajam juga masih memantau kondisi di lapangan hingga benar-benar kondusif untuk menangani warga.

“Kami masih menunggu sampai tenang dulu. Kalau kami mau melakukan pembersihan, pemilik rumah juga tidak ada. Khawtirnya ada barang berharga. Jadi kami masih menunggu, enggak bisa buru-buru juga kan,” tutur dia.

Bentrokan warga sebelumnya dipicu kasus penganiayaan di Jalan Costal Road Pantai Nipah-nipah yang menewaskan seorang pemuda dan melukai seorang lainnya pada Rabu 9 Oktober 2019. Korban meninggal yakni CS (19), sedangkan RN (18) mengalami luka tusuk di pinggang.

Kronologi kejadian bermula pada saat korban selesai bermain bola di lapangan futsal yang terletak di Kilometer 3,5 Kelurahan Penajam Kecamatan Penajam. Saat korban hendak pulang menggunakan sepeda motor yang dikendarainya, koban memainkan gas sepeda motor.

Tersangka berada dekat korban sehingga membuat tersangka emosi. Tersangka mendatangi korban lalu mengaja korban ketemuan di Pantai Nipah-Nipah.

Selanjutnya, sekira pukul 23.00 wita korban dan terlapor bersama teman-teman yang masih diselediki jumlahnya ini bertemu di daerah Pantai Nipah – Nipah. Hingga terjadilah penikaman dengan mengunakan sajam terhadap korban.

Pembunuhan ini kemudian memicu bentrokan antar warga masing-masing kubu. Bentrokan itu meluas hingga terjadi kerusuhan diwarnai pembakaran. (yon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed