oleh

Zulkifli Hasan Ngaku PAN Akan Dukung Jokowi

-Nasional-172 views

Jakarta, Radar Pagi – Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku bila Partai Amanat Nasional (PAN) yang dia pimpin akan mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Alasannya, Jokowi-Ma’ruf dapat membawa Indonesia lebih baik sesuai cita-cita seluruh masyarakat, termasuk cita-cita ulama.

“Kita dukung Pak Jokowi agar sukses membangun Indonesia. Cita-cita kita kan agar pemerintah berhasil. Kalau berhasil, yaitu cita-cita partai politik, para ulama, dan ormas semuanya itu,” kata Zulhas di kantor Dewan Dakwah Islamiyah, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

Dia mengajak seluruh umat Islam untuk dapat bersatu dan mendukung pemerintahan mendatang.

“Saya mengajak umat Islam mendoakan pemerintah mendatang sukses. Kita harus menerima dan menghadapi semua realitas politik yang ada sesuai konstitusi,” kata Zulhas.

Terkait sikap politik PAN dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, kata dia, dirinya tak menjelaskan secara gamblang apakah bakal masuk ke koalisi atau sebagai oposisi. Ia hanya menyatakan seluruh fraksi di MPR akan kompak mengawal pemerintahan lima tahun mendatang.

“Semua di MPR bersama-sama terus. Bersama-sama semua tuh ada Gerindra, Demokrat, ada PKS-lah bisa bersatu padu,” ujarnya.

Menurut dia, untuk mencapai cita-cita Indonesia berdaulat, adil, dan makmur maka harus ada kerja sama antara legislatif dan eksekutif.

“Perlu ada kebersamaan saling kerjasama agar pemerintah DPR, semua kita bisa bersatu padu agar Indonesia ini step demi step bisa mencapai cita-cita. Satu, berdaulat adil dan sejahtera. Kalau ribut terus enggak selesai-selesai,” kata dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengakui telah mengajak Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk bergabung menjadi partai koalisi yang mendukung Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal itu disampaikannya usai bertemu dengan pria yang akrab disapa Zulhas itu di Istana Merdeka.

Namun Jokowi mengakui pertemuan empat mata dengan Zulhas belum menghasilkan kesepakatan apapun. Apalagi sampai ke pembagian kursi menteri di Kabinet Kerja jilid II.

“Ya ada (pembahasan soal koalisi), tapi belum sampai final, belum rampung,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 14 Oktober 2019. (DNA/ozc/red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed