oleh

Direksi Qnet Mangkir dari Panggilan Polres Lumajang

-Hukum-868 views

Lumajang, Radar Pagi – Direksi perusahaan QNET (PT QN International Indonesia) atas nama Inah Herawati Rachman dan Hendra Nilam selaku Direktur PT QNET mangkir dari panggilan Tim Cobra Polres Lumajang.

Mereka dipanggil Tim Cobra Polres Lumajang untuk hadir pada Kamis, 17 Oktober 2019 silam, tetapi tidak datang tanpa alasan yang jelas.

Penyidik akan melakukan panggilan kedua kepada mereka karena banyak hal penting yang perlu dipertanyakan kepada Direksi Perusahaan QNET.

“Kami memerlukan keterangan dari Direksi QNET karena banyaknya pelanggaran kode etik yang dilakukan,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, beberapa saat lalu.

Menurut Arsal, beberapa temuan pelanggaran tersebut di antaranya, perekrutan usaha di bawah 18 tahun, tidak terdapatnya rekening dalam form pendaftaran, sampai perbedaan brosur pemasaran antara perusahaan.

“Pertanyaan-pertanyaan ini hanya bisa dijawab oleh Direksi PT Qnet kenapa hal ini bisa terjadi serta dibiarkan,” pungkas Arsal.

APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) sebagai polisinya perusahaan penjualan langsung (Direct Selling) tentu memiliki tanggungjawab dan kewajiban menjaga marwah perusahaan penjualan langsung di Indonesia agar tidak disusupi oleh perusahaan yang tidak beretika dalam menjalankan usaha.

Pelanggaran kode etik yang dilakukan induk perusahaan Qnet yaitu PT International Indonesia harus menjadi perhatian serius dari APLI, karena perusahaan ini sudah berjalan puluhan tahun di Indonesia. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed