oleh

Walhi Sumut Minta Mabes Polri Usut Kematian Golfird

-Hukum-620 views

Medan, Radar Pagi – Tim Investigasi Walhi meminta kasus kematian aktivis lingkungan hidup, Golfrid Siregar, diambil alih oleh Mabes Polri.

Dewan Nasional Walhi, Mualimin Pardi Dahlan, mengaku menemukan sejumlah kejanggalan ketika menyusuri rute yang dilalui Golfrid sebelum ditemukan tewas.

“Mulai dari titik dia berkumpul hingga keluar dari tempat itu, hingga ditemukan di underpass. Kejanggalan pertama ada rentang waktu yang dimungkinkan dia tidak dapat prematur langsung disebut kecelakaan,” ujar Mualimin di Medan, Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019).

Dia menjelaskan berdasarkan rekaman CCTV di persimpangan Jalan Suka Bakti tempat menuju Jalan Alfalah, di mana Golfrid sempat duduk di sebuah warung yanga ada di jalan itu.

“Dia tertangkap kamera 22.30 WIB di simpang. WA dia aktif terakhir di 22.36 WIB, artinya dua petunjuk itu bisa didalami mulai dari waktu terakhir hingga ditemukannya yang bersangkutan sekitar pukul 01.00 WIB. Itu masih ada spare waktu satu jam setengah,” katanya.

Walhi juga mengungkit hasil autopsy yang tidak diungkap secara utuh oleh kepolisian.  “Kami merasa terlalu cepat polisi menyimpulkan ini sebagai kecelakaan. Terkait hasil autopsi, itu tidak satupun pihak kepolisian menerangkan secara rinci. Terkait luka tempurung kepala yang diduga paling mematikan,” katanya.

Walhi meminta pihak kepolisian terlalu cepat menyimpulkan penyebab kematian Golfrid. Walhi meminta penyelidikan penyebab kematian ini dilakukan setelah Golfrid ditemukan tak sadarkan diri di flyover Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Sejauh ini polisi menyimpukan Golfried tewas akibat kecelakaan lalu lintas tunggal. Kesimpulan itu tidak bisa diterima oleh Walhi sehingga mereka membentuk tim investigasi sendiri.

“Tim investigasi sudah dibentuk lima hari, terdiri 17 orang. Saat ini masih mencari fakta,” ujar Direktur Walhi Sumut Dana Prima Tarigan di Medan, Selasa (15/10/2019) silam. (is)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed