oleh

Iran Anggap Remeh Ancaman Perang dari AS

Teheran, Radar Pagi – Presiden Donald John Trump pada Senin pekan ini mengisyaratkan Amerika Serikat (AS) akan melakukan serangan militer terhadap Iran. Namun ancaman itu dianggap remeh oleh pemerintahan Iran.

“Kami lebih siap dari sebelumnya. Jika Iran melakukan sesuatu, mereka akan dipukul seolah mereka belum pernah dipukul sebelumnya. Maksud saya, kami memiliki hal-hal yang kami lihat,” kata Trump kepada wartawan.

Trump mengatakan dia siap untuk melibatkan AS dalam perang baru jika diperlukan. “Semua ini sangat buruk bagi negara kita. Di tengah-tengah itu, saya berusaha keluar dari perang. Tapi kita mungkin harus berperang juga. Oke?,” katanya.

Namun Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami menyebut pernyataan itu hanya gertak sambal.

“Sepertinya itu lebih seperti gertakan untuk menutupi rasa kecewa mereka,” kata Amir Hatami, seperti dikutip Sputniknews, Kamis (24/10/2019).

Menurut Hatami, setiap serangan terhadap Iran oleh AS akan mengarah pada respons yang menghancurkan dari angkatan bersenjata yang kuat dan mandiri yang mendapat dukungan dari rakyat Iran.

“Mereka telah melihat dan menguji kami sekali dalam hal merebut kapal milik Republik Islam Iran. Mereka melihat kami saat serangan udara di perbatasan kami. Kami menjawab, tanpa ragu-ragu, dengan kekuatan penuh sejak saat pertama,” ujarnya.

Pada Juni 2019 silam, militer Iran berhasil menghancurkan drone Amerika yang menyusup mask ke  atas wilayah udara Iran. Pesawat tanpa awak senilai USD220 juta itu dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Teheran (yon)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed