oleh

Ribuan Ikan Mati di Hulu Waduk PLTA Koto Panjang

-Anehsiana-267 views

Padang, Radar Pagi – Ribuan ikan di hulu sungai (Batang) Maek yang terletak di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, ditemukan mati.

Ribuan ikan berukuran kecil hingga  1 meter itu mati bukan karena terkena stroke, serangan jantung, apalagi bunuh diri massal. Mereka tewas diduga karena pencemaran.

“Kami merasa khawatir akan pencemaran yang terjadi sehingga mengakibatkan ribuan ikan mati di hulu Batang Maek, kami mendesak pemerintah segera bertindak dalam menangani persoalan ini,” ujar Ketua Kelompok Nelayan Kampuang Tarandam, Mushadi.

Matinya ikan-ikan ini diketahui sejak Minggu 20 Oktober 2019 kemarin. Saat ini, kondisi sungai sangat memprihatinkan dan jelas bertambah tercemar karena bangkai ikan sudah mengeluarkan bau busuk.

“Kami berharap pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dan Pemerintah Provinsi Sumbar segera turun ke lokasi kematian ribuan ikan untuk menyelidiki penyebab kematian ikan-ikan,” kata Wali Nagari Tanjuang Pauah Taufik JS, Kamis (24/10/2019).

Hulu Sungai Maek merupakan salah satu sumber air yang mengisi waduk PLTA Koto Panjang, di mana waduk tersebut merupakan tempat mencari ikan oleh nelayan yang mendiami sekitar waduk PLTA Koto Panjang.

Saat berita ii diturunkan,penyebab pasti matinya ribuan ikan di hulu Batang Maek sedang diteliti oleh WALHI Sumbar. Sebuah tim sudah mengambil sample air, lumpur dan ikan yang mati untuk diteliti di laboratorium.

“Ditemukan fakta bahwa tidak jauh dari kematian ribuan ikan, beberapa ratus meter ke daerah hulu terdapat aktivitas pertambangan timah hitam milik salah satu perusahaan. Dugaan kami, limbah aktivitas tambang timah hitam tersebut dibuang ke sungai Maek yang mengakibatkan matinya ribuan ikan,” kata irektur WALHI Sumbar, Uslaini. (Yandrilla)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed