oleh

HKTI Pujon Perjuangkan “Petani Zaman Now” dan Desak Pemkab Malang Atasi Krisis Air Bersih 

-Ekonomi-562 views

Kab. Malang, Radar Pagi – Dalam paradigma masyarakat petani selalu indentik dengan ketidakberdayaan dan masa depan yang suram. Stigma ini yang ingin dihapus oleh Himpunan Kerukan Tani Indonesia (HKTI) dengan memperkenal profesi Petani Zaman Now.

Salah satu contohnya seperti yang dilakukan HKTI Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Organ HKTI yang dipimpin H. Siswanto S.Sos, S.H ini berupaya semaksimal mungkin mengandeng banyak pihak untuk memajukan sektor pertanian lokal.

Mulai dari menggandeng pemerintah daerah setempat dan akademisi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, hingga mendatangkan Konsultan Food Agriculture Organisation (FAO) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) asal Australia.

HKTI Kecamatan Pujon juga mengangdeng anggota DPD RI Provinsi Jatim, Mawardi, untuk membesarkan HKTI sebagai wadah para petani. Dan pada Kamis (24/10/2019) kemarin, HKTI DPK Pujon juga mengadakan pertemuan dengan DINAS Provinsi Jatim.

“Untuk menciptakan swasembada pangan ini tidak mudah, oleh sebab itu saya bersama jajaran pengurus HKTI Pujon terus bergerak agar pemerintah tahu kesulitan petani dan membuat kebijakan sebagai solusinya,” kata H. Siswanto kepada Radar Pagi, Minggu (27/10/2019).

“Jadi dengan adanya HKTI di Pujon akan kami upayakan supaya pemerintah melakukan perbaikan-perbaikan di sektor yang berhubungan dengan petani,” sambungnya.

Krisis Air Bersih

Lanjut Siswanto, sekarang ini di wilayah Kecamatan Pujon sudah mulai kekurangan air bersih sebagai dampak kebakaran pipanisasi di lereng Gunung Kawi. Dari beberapa dusun di Desa Pandesari, Dusun Gesingan menjadi salah satu yang paling merasakan akibatnya. Ssudat seminggu terakhir warga di sana kesusahan air bersih.

“Saya akan perjuangkan terkait masalah di Pujon, dan akan kami tidak lanjuti semoga Pemerintah Kabupaten Malang segera turun tangan dan menyelesaikan apa yang diharapkan masyarakat,” kata Siswanto.

Di tempat terpisah, Sekdes Desa Pandesari Suyono S.Pd menyampaikan air menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Pujon yang terkenal dengan produk susu sapi dan pertaniannya. Jadi kalau masalah kekurangan air ini dibiarkan akan berdampak fatal bagi kelangsungan ekonomi masyarakat Pujon.

“Semoga saja Pemerintah Kabupaten Malang segera menyelesaikan permasalahan soal air bersih yang melanda desa-desa di Kecamatan Pujon,” pungkasnya. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed