oleh

Mahfud MD: Indonesia Hancur Jika Orang Islam Radikal!

-Nasional-134 views

Pontianak, Radar Pagi – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkapkan bahwa Indonesia dan Islam adalah satu paket yang tak bisa dipisahkan. Ia menegaskan bahwa paham radikal yang bisa memecah belah bangsa sangat tidak bisa ditolerir.

“Orang Islam jika radikal maka hancur negara, tapi karena orang Islam di Indonesia tidak radikal maka negara ini aman. Kebetulannya, yang radikal ada yang Islam, ada yang tidak dan harus dilawan,” ujar Mahfud saat menghadiri dialog kebangsaan Korps Alumni HMI (KAHMI) di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu, 27 Oktober 2019 malam.

Menurutnya radikalisme bisa berada di mana saja, sehingga jika melawan sistem yang sudah mapan tanpa prosedur-prosedur untuk melakukan perubahan secara gradual, maka jelas itulah yang disebut dengan paham radikal.

Dia menjamin tidak ada sistem negara khilafah dalam Islam, melainkan prinsip khilafah dan itu tertuang dalam alquran. Menurutnya, Indonesia dan islam adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan, sehingga upaya untuk memecah belah Indonesia dengan cara yang radikal itu tidak bisa dibenarkan.

“Yang ada itu prinsip khilafah dan itu tertuang dalam alquran. Artinya setiap negara bisa menentukan sendiri sistem pemerintahannya,” ujarnya.

Mahmud meminta agar masyarakat di Kalimantan Barat tidak terpengaruh radikalisme. Generasi ke depan hendaknya terus ditanamkan sikap bangga terhadap negaranya untuk mewujudkan Indonesia emas.

“Radikalisme itu jangan disalah artikan bahwa radikal itu orang islam. Orang islam itu lebih jauh banyak yang tidak radikal. Radikalisme itu siapa pun dia agama apa pun dia yang ingin merubah sistem dengan cara bermusuhan, bukan melalui cara-cara gradual,” timpal Mahfud. (viktor)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed