oleh

Gerindra: Prabowo Akan Bertolak ke AS

-Nasional-146 views

Jakarta, Radar Pagi – Prabowo Subianto dipastikan sudah tak ditolak masuk wilayah Amerika Serikat. Bahkan dalam waktu dekat dia akan menghadiri acara di Negeri Paman Sam tersebut.

“Belum (ke AS lagi sejak dilarang), tapi akan dalam beberapa waktu ke depan menghadiri undangan yang sudah disampaikan. Tapi saya tidak tahu persis undangannya dari mana,” ungkap Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dilansir detikcom, Senin (28/10/2019).

Sejak menjadi menhan, Prabowo dipastikan tak lagi dilarang masuk AS. Bahkan perwakilan Amerika Serikat di Indonesia, disebut Dasco, sudah bertemu dengan Prabowo.

“Ini aja dari Kedutaan Amerika sudah datang berkunjung, sudah bertemu ke Pak Prabowo dan juga ada beberapa undangan-undangan dari Amerika,” kata Wakil Ketua DPR itu.

Prabowo pernah dilarang masuk ke Amerika Serikat pada 2000. Peristiwa itu terjadi saat Prabowo hendak menghadiri upacara kelulusan putranya di salah satu universitas di Boston, AS. Tak jelas alasan dari AS mengapa melarang Prabowo masuk ke negaranya.

Menurut artikel yang ditulis New York Times pada Maret 2014, AS sempat khawatir dengan stabilitas Indonesia pasca-jatuhnya Soeharto. AS menjauhkan diri dari tokoh-tokoh yang dekat dengan Soeharto, termasuk Prabowo. Seperti diketahui, Prabowo merupakan mantan menantu Soeharto yang memiliki peran di era Orde Baru.

Departemen Luar Negeri AS menolak visa Prabowo pada 2000 tanpa menjelaskan alasannya mengapa. Saat itu, Prabowo berencana menghadiri kelulusan putranya yang berkuliah di Boston, AS.

Namun, setelah nama Prabowo kian besar di dunia politik Indonesia, duta besar AS untuk Indonesia diketahui berturut-turut memberikan keleluasaan untuk Ketum Gerindra tersebut. Hal tersebut terbukti dengan dibukanya akses bagi saudara laki-laki Prabowo, Hashim Djojohadikusumo yang melakukan beberapa kali perjalanan ke Washington untuk berdialog dalam kapasitasnya sebagai pengusaha. (Elza AR/red)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed