oleh

Serius Ingin Penjarakan Dinar Candy, Bebby Fei Datang Lagi ke Polda Metro

-Selebs-121 views

Jakarta, Radar Pagi – Bebby Fey mengaku difitnah oleh Dinar Candy yang menuduhnya meminta satu unit mobil dan rumah pada Atta Halilintar. Bebby mengaku mengalami kerugian secara mental akibat hal ini.

“Mental sih, dirugikan banget. Kalau ketemu banyak orang disinggung soal mini Copper, lebih di bully banget sih,” ujar Bebby di Polda Metro Jaya, Senin (28/10/2019).

Bebby menegaskan dia tak pernah meminta mobil dan rumah kepada Atta karena dia ingin membeli segala sesuatu dengan hasil kerja keras sendiri.

Karena itu, kedatangannya ke Polda Metro bersama adalah untuk menindaklanjuti laporannya pada rekan sesama DJ, Dinar Candy.

Bebby pun mengungkit pengakuan Dinar yang kehilangan beberapa job gara-gara dilaporkan ke Polda Metro, antara lain dia terpaksa menghentikan tour Asia-nya karena harus memenuhi panggilan polisi.

“Dia bilang job nya di-cancel gara-gara saya, ya siapa suruh dia ikut campur masalah ini. Kalau gak ingin kehilangan job tolong dong lain kali jangan mencampuri urusan orang lain,” ujar Bebby.

Untuk diketahui, Bebby Fey melaporkan Dinar Candy bermula ketika Dinar menyebut bahwa Bebby Fey pernah meminta mobil kepada YouTuber Atta Halilintar sebagai syarat damai dalam kasus dugaan skandal seks.

Tak terima dengan hal itu, Bebby pun melaporkan Dinar ke polisi dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

“Pasal yang dilaporkan itu sudah jelas bahwa pasal 310 sama 311 KUHP soal pencemaran nama baik dan memfitnah. Dinar dengan dik Bebby ini kan sebenarnya tidak ada urusan apa-apa. Tapi dia (Dinar) kok tiba-tiba muncul dan mengeluarkan statement itu, nah statement itu yang kita laporkan,” ujar Yanuar Bagus Sasmita, kuasa hukum Bebby Fey di Polda Metro Jaya, Senin (28/10/2019).

Penyidik Polda Metro Jaya, Jakarta, sendiri telah meminta Bebby untuk melengkapi data tambahan terkait laporannya.
“Agenda hari ini memenuhi panggilan atas laporan dik Bebby terhadap Dinar, yang pertama menyangkut klarifikasi artinya melengkapi data-data yang kami peroleh sekaligus memperkuat unsur-unsur pidananya,” kata Yanuar. (igo)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed