oleh

Calon Investor Jepang Hadiri Gema Desa di Kabupaten Malang

-Ekonomi-237 views

Kab. Malang Radar Pagi – Pelaksanaan kegiatan Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) di wilayah Kecamatan Tirtoyudo pada Selasa (29/10/2019) yang dipimpin Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM terasa istimewa.

Betapa tidak, Gema Desa kali ini juga dihadiri tamu spesial Kepala Bakorwil Malang, Benny Sampir Wanto, dan calon investor asal Jepang yang diwakili Ketua Indonesia Japan Business Network, Suyoto Rais.

Benny datang tepat di acara seremonial pembukaan Gema Desa di Joglo Kopi Desa Ampelgading. Sedangkan, Suyoto datang pada seremonial penutupan yang bertempat di Balai Desa Tirtoyudo.

Kehadiran kedua tamu spesial ini bak menjadi dukungan tambahan luar biasa bagi Pemerintah Kabupaten Malang dalam upaya mewujudkan cita-cita pembangunan dan mensejahterahkan masyarakat Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan ini, Pak Sanusi, sapaan akrab Bupati Malang lantas menyampaikan sejumlah dukungan baik dari pemerintah pusat dan provinsi Jawa Timur sehingga kelak diyakini mampu turut mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Malang.

“Semoga program gema desa ini bisa menambah kekuatan sektor ekonomi di desa-desa, dan  akan kita jadikan sebagai pendukung perkembangan Kabupaten Malang,” kata Bupati.

Dia pun  mengimbau masyarakat Kecamatan Tirtoyudo untuk tidak berkecil hati karena tinggal di wilayah terpencil.

“Meski sebagai anak desa tetap harus jadi yang terbaik. Wilayah selatan yang berbatasan langsung dengan laut selatan, harus memaksimalkan potensi yang ada,” ujarnya.

Dia menjelaskan, banyak potensi yang ada di Kecamatan Tirtoyudo. Antara lain, potensi kopi, kakao, pertanian dan potensi alam lainnya yang ada di tempat tersebut. Kecamatan Tirtoyudo juga punya potensi pariwisata.

“‘Misalnya, keberadaan wisata pemandian Sumber Dongki yang baru saja saya resmikan. Jika mampu dikembangkan akan semakin mengembangkan perekonomian warga,” katanya.

Untuk itu, Pemkab Malang memproyeksikan semua desa di Kabupaten Malang bisa menjadi one village one product dan one village one destination.

Juga Setiap kecamatan, kata Bupati, harus punya tempat pariwisata unggulan dan produk unggulan. Seperti produk kopi setempat, Lanang Tirtoyudo,  pemasarannya sudah menjangkau seluruh indonesia. Teknologi pengelolaan kopi Lanang Tirtoyudo ini akan dibantu oleh dinas pertanian setempat.

Pemkab Malang memang menaruh perhatian besar pada sector pedesaan. Nantinya setiap desa juga bakal mendapat gelontoran dana pembangunan desa hingga miliaran rupiah

”Tahun depan (2020) satu desa dan kelurahan akan mendapatkan dana senilai Rp1,5 miliar. Nominalnya akan kami upayakan agar selalu mengalami peningkatan setiap tahun,” kata Bupati.

”Anggarannya bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan di masing-masing desa. Terutama di sektor pembangunan fisik,” lanjutnya.

Dengan adanya kebijakan semacam ini, Bupati berharap agar pembangunan di Kabupaten Malang bisa dilakukan secara merata hingga ke pelosok desa dan kelurahan.

”Jika nantinya anggarannya tidak turun sesuai dengan yang saya utarakan. Maka bisa segera disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Malang,” katanya,

Tak lupa, dia mengajak masyarakat Kecamatan Tirtoyudo untuk juga mendukung penuh program-program Pemkab Malang.

“Saya berharap semua masyarakat khususnya Kecamatan Tirtoyudo mampu menjalankan program ini sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed