oleh

Novel Bamukmin: Rizieq Berhak Pulang demi Keutuhan Bangsa

-Hukum-181 views

Jakarta, Radar Pagi – Anggota Lembaga Dakwah DPP Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin mendukung pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU Isfah Abidal Azis yang menyatakan tokoh Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab berhak untuk kembali di Indonesia.

Menurut Novel, kepulangan Rizieq sekaligus demi menjaga NKRI.

“Jadi sangat berhak HRS kembali demi menjaga keutuhan bangsa dan negara ini,” kata Novel, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (30/10/2019).

Novel pun berpendapat pernyataan Wasekjen PBNU itu berdasarkan kewajiban agar sesama muslim tidak saling menzalimi. Menurutnya, itu berlaku juga untuk seluruh umat beragama apapun.

“Sudah tepat. Cuma saya pribadi berharap untuk pemulangan HRS bukan sekedar manis di lidah saja, akan tetapi bisa direalisasikan agar terwujudnya negara yang adil dan berkah,” kata Novel.

Namun Novel juga menegaskan bahwa proses pemulangan Rizieq tak akan meminta bantuan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, sejak awal tidak ada upaya Imam Besar FPI itu meminta bantuan pemerintahan untuk memulangkan dari Tanah Suci.

“Karena berdasarkan status hukum beliau yang harus dilepaskan dari jerat kriminalisasi. Dan kriminalisasi itu harus dicabut oleh rezim karena demi tegaknya hukum yang berkeadilan di negara ini dan itu sangat menguntungan rakyat Indonesia dan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Pada 27 Maret 2017 dia terbang ke Makkah, Arab Saudi, menjalani ibadah umrah. Sejak saat itu dia menjadi ‘Bang Toyyib’ yang tak pernah pulang.

Sementara pernyataan Ifsah sebelumnya direkam dalam video yang kemudian beredar di media sosial dan menjadi viral. Video yang diunggah oleh akun YouTube @Viral NU pada 28 Oktober 2019 itu telah ditonton ribuan kali. Video tersebut diberi judul “VIRAL !! PBNU DUKUNG KEPULANGAN HABIB RIZIQ SIHAB !!”

Namun Isfah mengatakan bahwa video tersebut merupakan pendapat pribadinya dan tidak mengatasnamakan PBNU.

“Kalau sikap resmi PBNU, tentunya yang dikeluarkan dan disampaikan oleh Rais Aam atau Ketua Umum PBNU, atau yang ditugaskan untuk menyampaikan,” kata Isfah, Rabu (30/10/2019).

Rizieq sampai hari ini masih berada di luar negeri. Kepergiannya tak lepas dari sejumlah kasus hukum yang menjeratnya, mulai dari masalah penistaan hingga dugaan chatting cabul dengan seorang perempuan cantik bernama Firza. (eka)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed