oleh

Menag Fachrul Razi Minta Imam Sisipkan Doa di Masjid Pakai Bahasa Indonesia

-Nasional-806 views

Jakarta, Radar Pagi – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyerukan imam-imam di masjid untuk menyisipkan doa memakai Bahasa Indonesia supaya seluruh umat Islam dapat memahami isi doanya. Sebab menurutnya tidak semua umat Islam bisa bahasa Arab.

“Dalam berdoa gunakan juga bahasa Indonesia agar umat dan masyarakat mengerti, karena tidak semua umat, warga bangsa ini mengerti bahasa Arab,” ujar Fachrul Razi di Lokakarya Peningkatan Peran dan Fungsi Imam Tetap Masjid, di kawasan Manggadua, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019).

Dia mengatakan doa memakai bahasa Arab tetap dipertahankan, namun doa menggunakan Bahasa Indonesia bisa disisipkan saat memberi khutbah.

Lebih lanjut Kemenag dalam waktu dekat akan memberikan pelatihan untuk menambah pengalaman, keilmuan dan wawasan para imam masjid di Indonesia, agar terus dapat memberikan syiar dan dakwah rahmatan lil alamin kepada masyarakat. Pelatihan itu bekerjasama dengan bekerjasama dengan ormas-ormas seperti Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah dan lainnya.

“Para imam juga harus ditanamkan nilai-nilai Pancasila yang cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu tentunya penguasaan keislaman,” ucap Fachrul Razi.

Sementara itu Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin mendukung diadakannya pelatihan-pelatihan bagi para imam masjid. Pelatihan itu untuk mengembangkan wawasan para imam masjid serta guna membentuk jiwa nasionalisme.

“Pada umumnya pengelolaan masjid berhubungan dengan pengaturan alokasi dana untuk biaya operasional kegiatan masjid. Umumnya kegiatan masjid selama ini yang dipahami tak jauh dari kegiatan salat. Padahal bisa lebih luas, misalnya, pengajian atau pesantren kilat,” tuturnya. (fitria)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed