oleh

Abu Ibrahim al-Hashimi Pimpin ISIS Gantikan Mendiang al-Baghdadi

Damaskus, Radar Pagi – Militan ISIS menunjuk Abu Ibrahim al-Hashimi sebagai pengganti Abu Bakr al-Baghdadi yang tewas akibat serangan pasukan khusus Amerika Serikat (AS).

Lewat rekaman audio yang dirilis oleh pusat media ISIS, al-Furqan Foundation, kelompok teroris paling kaya sejagad itu mengumumkan nama Abu Ibrahim al-Hashimi.

“Amerika, jangan senang dengan pembunuhan Sheikh al-Baghdadi,” ujar juru bicara ISIS yang baru, Abu Hamza al-Qarshi,  dalam rekaman itu usai mengumumkan nama pemimpin barunya.

“Apakah kamu tidak menyadari bahwa Negara (ISIS) saat ini tidak hanya di ambang pintu Eropa dan di pusat Afrika, itu tetap dan berkembang dari timur ke barat,” lanjutnya.

Dikutip dari Washington Post, Jumat (1/11/2019), ISIS juga mengkonfirmasi kematian Abu Hassan al-Muhajir, seorang pembantu dekat al-Baghdadi dan juru bicara kelompok itu yang terbunuh dalam operasi gabungan AS dengan pasukan Kurdi di Jarablus, di Suriah utara hanya selang beberapa jam setelah al-Baghdadi meledakkan diri ketika tempat persembunyiannya diserbu pasukan khusus AS di provinsi barat laut Suriah, Idlib.

Baghdadi dianggap bertanggung jawab atas serangan mengerikan di lima benua atas nama ISIS dengan mencatut nama Islam sebagai klaim pembenaran atas kejahatannya.

Dengan menjual mimpi negara kekhalifahan dan tentu saja tawaran menikah dengan 72 bidadari di surga, dia meninabobokan ribuan relawan muslim dari seluruh penjuru dunia untuk bergabung dengan milisi ISIS yang belakangan terbongkar kedoknya hanya memperkaya diri sendiri dengan menguasai sumber-sumber minyak.

Bocornya tempat persembunyian al-Baghdadi sendiri dipercaya karena penghianatan orang terdekatnya sendiri yang kecewa dengan janji-janji palsu ISIS.

Sementara Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi yang didapuk sebagai pemimpin baru ISIS tidak dikenal di kalangan komunitas lembaga anti-terorisme dunia. Kemungkinan al-Qurayshi pun bukan nama asli. Belum diketahui nama asli pria tersebut, juga usianya.

Namun al-Qurayshi adalah nama khas dari salah satu suku di Arab yang dekat dengan Nabi Muhammad. Diduga nama itu sekarang dicomot oleh pemimpjn baru ISIS untuk membantu klaim legitimasi atas kekhalifahan agar orang percaya bahwa pemimpjn ISIS sekarang adalah orang yang berasal dari suku yang dulunya sangat dekat dengan Nabi Muhammad. (arman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed