oleh

Ratu Kecantikan Gambia Diperkosa (Mantan) Presiden Karena Menolak untuk Diperistri

-Anehsiana-201 views

Jakarta, Radar Pagi – Mantan Presiden Gambia, Yahya Jammeh, dituduh memperkosa seorang mantan Ratu Kecantikan Gambia bernama Fatou Jallow. Ironisnya, perkosaan itu disebut sebagai sebuah hukuman karena Fatou menolak diperistri oleh Yahya.

“Apa yang ingin dia lakukan adalah memberikan saya pelajaran, apa yang ingin dia lakukan adalah memanifestasikan egonya,” ujar Jallow di depan Truth, Reconciliation and Reparations Commission (TRRC/Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Gambia), dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/11/2019).

TRRC dibentuk oleh Presiden Adama Barrow untuk menyelidiki dugaan-dugaan pelanggaran HAM yang telah dilakukan semasa 22 tahun kepemimpinan Yahya, termasuk laporan mengenai pembunuhan, penyiksaan dan penahanan paksa.

Dugaan pemerkosaan terhadap Fatou Jallow dilakukan saat Yahya masih berkuasa penuh sebagai presiden.

Yahya Jammeh sendiri kalah dalam pemilihan presiden tahun 2016 tetapi menolak untuk lengser. Negara-negara di kawasan Afrika Barat lainnya yang muak dengan gaya kepemimpinan Yahya kemudian turut campur dengan mengirimkan pasukan ke Gambia. Yahya pun pergi kabur ke Equatorial Guinea, sebuah negara di Afrika Tengah.

Yahya Jammeh berkuasa setelah melakukan kudeta tak berdarah pada Juli 1994 dan berulang kali terpilih kembali dalam pemilihan yang kejujurannya diragukan, hingga akhirnya kalah dalam pemilihan presiden pada Desember 2016. Dia dikalahkan oleh Adama Barrow yang kini menjabat presiden. (yogie)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed