oleh

Anies Bentuk Tim Ad Hoc Usut PNS Salah Input Anggaran

-Hukum-692 views

Jakarta, Radar Pagi – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk tim ad hoc yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. Tim ini bertugas mengusut pegawai yang mengisi anggaran KUA-PPAS 2020.

“Mereka-mereka yang mengerjakannya dengan cara yang seenaknya, akan kami periksa semuanya,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019).

Anies menyebut pegawai yang ditemukan melakukan kesalahan dapat dikenakan sanksi.

“Jadi semua yang kerja kemarin dengan cara yang sejadinya asal jadi, asal masuk data kita akan periksa menggunakan ada tim ad hoc. Lalu kalau ditemukan salah, dapat sanksi sesuai dengan yang melanggar,” katanya.

Nama-nama pegawai yang akan diperiksa nantinya didapat dari Bappeda.

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir Pemprov DKI menjadi sorotan karena DPRD menemukan adanya usulan dana kelewat besar dalam APBD 2020, misalnya untuk membeli lem aibon dan pulpen memakan biaya Rp205 miliar, dan untuk merawat trotoar di ibu kota dibutuhkan anggaran hingga Rp888 miliar.

Anies menyalahkan sistem e-budgeting yang digagas oleh Ahok saat masih menjadi wakil gubernur DKI mendampingi Jokowi. Sistem itu terus dipakai Ahok saat menjabat gubernur DKI. Menurut Anies, sistem yang digagas Ahok tidak smart (pintar). Dia pun akan merubah sistem itu.

Namun menurut Ahok, sistem e-budgeting akan berjalan baik bila pegawai yang menginput datanya tidak berniat jadi maling. Dan menurut Ahok tidak ada APBD yang bisa dikorupsi kecuali atas sepengetahuan kepala daerahnya. (maria)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed