oleh

Kepsek SD Inpres 1 Lisabata: Kami yang Kerjakan DAK, Bukan Kontraktor  

-NUSANTARA-595 views

Taniwel, Radar Pagi – Beberapa hari terakhir ini melalui media sosial dan media online, publik SBB ramai memperbincangkan masalah penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK)  fisik pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, yang menurut informasi tidak dikerjakan oleh pihak sekolah dan komite, tapi oleh pihak ketiga (kontraktor).

Salah satunya adalah Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 Lisabata Kecamatan Taniwel. Dikabarkan proyek DAK fisik yang diterima SD Inpres 1 Lisabata dikerjakan oleh oknum pihak ketiga (kontraktor), bukan pihak sekolah dan komite sekolah.

Namun Kepala SD Inpres 1 Lisabata, Nasarudin Sitania, membantah kebenaran isu itu. “Apa yang dikatakan, baik di medsos maupun media online itu tidak benar sama sekali. Semua pekerjaan, kami pihak sekolah dan komite yang mengerjakannya. Jadi sekali lagi semua berita itu tidak benar alias hoaks ” tegas Nasarudin saat dikonfirmasi Radar Pagi melalui selular, Sabtu (2/11/2019).

Dia menjelaskan,  semua item pekerjaan DAK fisik merujuk pada petunjuk teknis dari kementrian pendidikan.

“Kami kerja semuanya berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) dari kementerian, jadi tidak mungkin kami berikan kepada pihak ketiga. Inik an proyek swakelola, jadi kami tidak mau ambil resiko,” jelasnya.

Selain itu, terkat nama Ketua Bawaslu SBB Hijra Tankotta yang dikait-kaitkan dengan persoalan ini, dirinya menjelaskan, Tankotta merupakan salah satu pengurus komite pada SD Inpres 1 Lisabata.

“Jadi wajar kalau dia turut dalam mengawasi pekerjaan sekolah kami,” jelasnya.

Dalam tahun anggaran 2019 SD Inpres 1 Lisabata melalui DAK merenovasi  2 Ruang Kelas Belajar (RKB), membangun  MCK siswa dan membangun 1 Rumah Dinas Guru. (jabar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed