oleh

Bupati Lumajang Hentikan Pengurukan Tambak Udang Selok Awar-awar

-NUSANTARA-170 views

Lumajang, Radar Pagi – Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq akhirnya turun tangan menghentikan kegiatan  pengurukan tanah di sekitar Pantai Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, yang kabarnya akan dijadikan tambak udang oleh PT. Lautan Udang Indonesia Sejahtera. Penghentian dilakukan karena kegiatan itu dianggap dapat mengganggu lingkungan.

Bupati Lumajang bersama rombongan bertemu dan berdialog langsung dengan pengusaha tambak, istri dan anak almarhum Salim Kancil, juga beberapa warga pemilik lahan pertanian sekitar lokasi pengurukan, Jum’at (1/11/2019) kemarin.

Salim Kancil adalah petani/nelayan sekaligus aktivis lingkungkan hidup warga Desa Selok Awar-awar, yang tewas dianiaya pada 26 September 2015. Dia dibunuh karena bersama beberapa kawannya berani memprotes kegiatan penambangan pasir di desa setempat.

“Kami datang ke sini, selain ingin melihat lokasi yang akan dijadikan tambak udang juga menindaklanjuti laporan dari istri almarhum Salim Kancil terkait perizinannya,” ungkap Bupati kepada sejumlah media.

Demi memastikan kebenaran dari laporan Bu Tijah, istri almarhum Salim Kancil, Bupati mendatangi lokasi dimaksud. Ternyata benar, PT Lautan Udang Indonesia Sejahtera sudah melakukan kegiatan pembangunan pengurukan muara alias pancer dimana tidak sesuai dengan izin yang masih dalam proses.

Bupati menjelaskan lokasi yang diuruk ini adalah muara atau pancer yang menuju ke pantai. Tentu hal ini dapat mengganggu lingkungan juga meresahkan banyak pihak. Apalagi sebelahnya merupakan tanah almarhum Salim Kancil yang semasa hidupnya untuk dijadikan lahan konservasi alam.

“Ini menjadi catatan bagi saya,” ungkap Thoriq.

Bupati yang dikenal kerja cag-ceg ini juga menyampaikan jika pihaknya tidak akan mengeluarkan izin untuk pengurukan ini. Bupati berharap lokasi yang sudah diurug dikembalikan sebagai lahan konservasi.

“Saya akan membuat surat kepada yang bersangkutan untuk mengembalikan fungsi muara atau pancer ke laut,” pungkas Bupati.

Tampak mendampingi bupati, antara lain Kepala Desa Awar-awar, Plt Kabag Hukum Ahmad Taufik Hidayat, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Camat Pasirian, dan Sat Pol PP. (Nuk/Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed