oleh

Dua Mahasiswa Unram Tewas Terseret Arus Saat Survei Kegiatan Jurit Malam

-Hukum-903 views

Lombok Timur, Radar Pagi – Dua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) tewas terseret banjir aliran sungai di Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Timur AKP Made Yogi Purusa Utama menyebutkan, korban atas nama Widia Lasmita (23) asal Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, NTB, dan Reza Andika firdaus (29) tahun asal Sumbawa, NTB.

Keduanya bersama puluhan mahasiswa lain yang tergabung dalam Kelompok Pemerhati Sosial (KPH) Fakultas Hukum Universitas Mataram melaksanakan kegiatan pendidikan dasar anggota baru selama 4 hari di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur sejak Kamis (31/10/2019).

Di hari ke tiga acara, yaitu Sabtu sore (2/11/2019) sekitar pukul 16.30 Wita kemarin, korban bersama 3 rekannya melakukan survei lokasi jalur sungai untuk kegiatan jurit malam sebagai kegiatan penutupan.

“Rombongan terdiri dari 5 orang turun ke lokasi di aliran sungai yang menghubungkan antara mata air Jeruk Manis menuju Kokok Tereng Dusun Gawah Buak, dalam rangka survei lokasi jalur untuk kesehatan jurit malam,” ujar AKP Made Yogi Purusa Utama, Sabtu (2/11/2019).

Namun saat menyusuri aliran sungai yang menghubungkan mata air Jeruk Manis dengan Kokok Tereng di Gawah Buaq, tiba-tiba datang banjir dari arah belakang korban. Awalnya hanya korban Widia Lasmita yang terseret arus sungai. Reza yang merupakan Ketua KPS FH Unram kemudian berusaha menyelamatkan rekannya itu. Namun sayang dia malah ikut terbawa arus sungai. Sedangkan 3 rekannya berhasil selamat.

Sementara Kapolsek Sikur, Iptu Ery Asmunanto yang memimpin operasi pencarian menjelaskan, pencarian dilakukan selama 3 jam. Sekitar pukul 19.30 korban Firdaus ditemukan tersangkut di sebuah batu. Selang satu jam korban Widi Lasmita ditemukan tidak jauh dari lokasi di aliran Sungai Tereng, Dusun Gawah Buaq, Desa Jeruk Manis.

“Yang pertama kita temukan korban yang laki, setelah 1 jam lebih pencarian, baru korban yang perempuan ditemukan,” kata Kades Jeruk Manis, Nurhadi Muis yang ikut melalukan pencarian.

Petugas langsung membawa korban ke Puskesmas Kotaraja. “Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” kata Iptu Ery.

Jenazah Mita langsung dibawa di kampung halamannya di Dompu. Sementara jenazah Reza dibawa di Rumah Sakit Unram, kemudian diberangkatkan menuju Sumbawa.  (igo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed