oleh

Bupati Malang Minta PDAM Hormati Keputusan PTUN

-NUSANTARA-120 views

Kab. Malang, Radar Pagi – Bupati Malang, HM Sanusi meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang menghormati putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengabulkan gugatan Pemerintah Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Lantaran hingga kini pihak PDAM Kota Malang belum memiliki itikad baik dalam melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang atas putusan PTUN tersebut.

“Sebagaimana mestinya kota menerima putusan pengadilan seperti itu, yang nantinya diberikan ke kabupaten. Tapi sampai saat ini belum (komunikasi). Kabupaten sudah memulai, lewat Pak Ketua Dewan dengan DPRD kota untuk memfasilitasi, saya harap dalam waktu dekat ketemulah,” ungkap Bupati usai melaunching Sipika e-transaksi di Perumda Tirta Kanjuruhan, Senin (4/11/2019).

Akan tetapi, lanjut Sanusi, secara lisan dirinya dan Wali Kota Malang, Sutiaji, ada kesempatan untuk mencabut Surat Izin Pengambilan Air Tanah (SIPA) pengelolaan sumber air Wendit dan dikembalikan ke Kabupaten Malang. Kesepakatan ini dilakukan di hadapan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.

“Awalnya, ketika saya, Pak Sutiaji, Ibu Gubernur, terus menteri, sudah sepakat. Sepakatnya seperti ini, SIPA dicabut, dikembalikan ke PDAM Kabupaten, kemudian kerja sama dengan PDAM Kota. Masalah tarif, dirunding lagi,” ulasnya.

Untuk itu, tambah Sanusi, dirinya menginginkan permasalahan ini segera selasai sesuai aturan yang berlaku. Sedangkan untuk permasalahan tarif dirinya enggan berkomentar.

“Saya gak masalah soal tarif, pokoknya ini selesai secara aturan. Pokoknya kedua belah pihak jangan ada yang dirugikan,” pungkasnya. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed