oleh

Demonstran Irak Serang Konsulat Iran di Karbala

Karbala, Radar Pagi – Kantor Konsulat Iran di Kota Karbala, Irak, diserang ribuan demonstran yang mengamuk pada Minggu malam. Mereka menurunkan bendera Iran dan menggantinya dengan bendera Irak.

Amuk demonstran di kota suci Syiah ini terjadi di tengah protes serupa yang sedang berlangsung di Baghdad dan provinsi-provinsi lain di Irak selatan.

Pasukan keamanan setempat sampai melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan para pengunjuk rasa yang melemparkan batu dan membakar ban di sekitar gedung konsulat.

Aksi demonstrasi sebenarnya dipicu ketidakpuasan warga Irak terhadap kebijakan para pemimpin elite politik di Irak yang dituduh warga telah korupsi besar-besaran, sementara warga negara itu hidup dalam kemiskinan.

Mereka menyalahkan elite politik atas korupsi yang meluas, pengangguran yang tinggi dan layanan publik yang buruk.

Namun warga melampiaskan kemarahan mereka ke negara tetangga, Iran. Hal ini dikarenakan milisi Syiah Irak memiliki hubungan erat dengan Teheran.
Puluhan ribu pengunjuk rasa telah berkumpul di pusat Tahrir Square di Baghdad dan di seluruh Irak selatan dalam beberapa hari terakhir. Dan lebih dari 250 orang tewas sejak demo melanda Irak.

Bahkan ribuan pelajar bolos sekolah dan memilih ikut demonstrasi di jalan dan ikut memblokir jalan-jalan sehingga melumpuhkan transportasi kota dan merugikan negara miliaran dollar.

Mantan duta besar Irak untuk PBB, Feisal Istrabadi, memperingatkan bahwa tindak kekerasan bakal terus berlanjut.
Dia mengatakan hampir mustahil bagi para pemimpin di Irak saat ini untuk meredam gelombang protes yang sedang berlangsung.

“Kita tidak memiliki cara untuk mengetahui apa yang akan terjadi setelah itu,” ujarnya. (maria)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed