oleh

Dituding Paksakan Proyek MCC, Mantan Legislator Sesalkan Statemen Ketua DPRD Kota Malang

-Nasional-648 views

Kota Malang, Radar Pagi – Persiapan  rencana pembangunan proyek Creative Center atau MCC di Kota Malang, Jawa Timur, memanas.

Pernyataan Ketua DPRS Kota Malang I Made Rian Diana yang mengklaim proyek senilai Rp 125 miliar pada persiapan pembangunan awal 2020 terkesan dipaksakan dan ada pengkondisian saat pembahasan awal (KUA PPAS 2020) oleh dewan periode sebelumnya yang notabene dewan hasil PAW (pergantian antar waktu).

Pernyataan itu tersebar dalam pemberitaan di berbagai media online, Senin (4/11/2019) kemarin.

Menanggapi hal itu, mantan anggota DPRD Kota Malang hasil PAW, Moh. Ula, menyatakan kekecewaannya. Dia menganggap Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana asal bunyi dalam memberikan pernyataan.

“Statemen bahwa sudah ada pengkondisian saat pembahasan awal dengan DPRD sebelumnya adalah statemen sumir dan kekanak-kanakan. Itu seperti menuduh kami atau Banggar (Badan Anggaran) ada main atau main mata dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” kata Ula kepada awak media, Selasa (5/11/2019).

“Terus terang kami sangat prihatin dan menyayangkan,” imbuh Moh. Ula yang kala menjadi anggota dewan berasal dari fraksi Gerindra.

Dia justru menuding balik pimpinan dewan saat ini tak membaca betul Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang RPJMD dan tujuan Kota Malang sebagai Smart City.

“Kalau beliau memahami tentang RPJMD 2018 – 2023 dan PP 12/2019 serta Permendagri 33/2019 sebagai acuan pembahasan KUA PPAS dan RAPBD, tentu tidak akan asal berbicara seperti itu,” sesalnya.

Ia menambahkan, pembahasan proyek MCC pada KUA PPAS 2020 telah sesuai aturan. Pihaknya juga ikut dalam proses pembahasan dan tergabung dalam salah satu anggota Banggar.

“Dalam pembahasan kami tetap mengacu kepada PP 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri 33/2019 tentang pedoman penyusunan APBD 2020,” urai pria juga menjabat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kedungkandang ini. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed