oleh

Persoalan Utang Rp23 Miliar, Wiranto Gugat Bambang Rp 44,9 Miliar

-Nasional-544 views

Jakarta, Radar Pagi – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Jenderal TNI (Purn) Wiranto, menggugat mantan Bendahara Umum Partai Hanura Bambang Sujagad Susanto agar mengembalikan utang sebesar SGD 2.310.000 atau setara dengan Rp 23 miliar.

Bambang juga dituntut membayar ganti rugi sebesar Rp 2,8 miliar, dan bunga Rp 18,5 miliar. Total tuntutan Wiranto mencapai Rp 44,9 miliar.

Wiranto menilai Bambang ingkar karena tidak melaksanakan isi surat perjanjian tertanggal 24 November 2009 tentang penitipan dana sebesar SGD 2.310.000.

Wiranto yang memberikan kuasa kepada Adi Warman meminta PN Jakpus menyatakan sah dan mengikat surat perjanjian tersebut bagi kedua belah pihak.

“Memerintahkan Tergugat (Bambang Sujagad Susanto) untuk mengembalikan dana sebesar SGD 2.310.000 yang jika dirupiahkan setara dengan Rp 23.663.640.000 kepada Penggugat (Wiranto),” demikian bunyi gugatan Wiranto yang dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (SIPP PN Jakpus), Selasa (5/11/2019).

Wiranto juga meminta PN Jakpus menyatakan sah dan berharga sita jaminan yang telah diletakkan dalam perkara ini. Selain itu, menghukum tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 5 juta per hari apabila tidak memenuhi isi putusan ini.

“Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dijalankan lebih dahulu walaupun ada perlawanan (verzet), banding atau kasasi,” pungkas Wiranto.

Kader Hanura Bingung

Tuntutan Wiranto ini membuat banyak kader Hanura bertanya-tanya soal uang yang dititipkan ke Bambang, apakah uang Wiranto sendiri atau uang dari mana.

“Gugatan Wiranto kepada Bambang Sujagad Susanto telah membuat kader-kader Hanura bertanya-tanya dan panasaran, uang apakah yang dititipkan oleh Wiranto kepada Bambang Sujagad?” kata Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir dalam keterangan tertulis yang dikirimkan kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).

Inas pun meminta Wiranto memberikan klarifikasi karena pinjaman Rp 23 miliar bukan hal kecil.

“Angka sebesar SGD 2.310.000 atau setara dengan Rp 23 miliar bukanlah jumlah yang kecil, apalagi jika uang tersebut disebutkan sebagai titipan kepada Bambang Sujagad yang pada saat itu sedang menjabat juga sebagai Bendahara Umum Partai Hanura,” kata Inas.

“Jadi Wiranto perlu mengklarifikasi melalui media, uang apakah dan dari mana sumbernya sehingga harus dititipkan kepada Bambang Sujagad,” tandasnya. (rian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed