oleh

Pemotretan Baju Pengantin Muslimah di Pemakaman Kristen Bikin Pemilik Butik Kebanjiran Kritik

-Anehsiana-798 views

Johor, Radar Pagi – Seorang pemilik butik yang menggagas pemotretan baju pengantin di areal pemakaman di Batu Pahat, Johor, Malaysia, kebanjiran kritikan pedas dari netizen.

Dia dianggap tak menghargai orang yang telah meninggal, karena model dalam foto-foto yang dibuat terlihat berpose duduk di atas makam orang lain. Ada pula yang berbaring di antara kedua makam, sehingga fotografer harus menginjak bagian samping makam saat mengambil gambarnya.

Netizen juga mempermasalahkan lokasi pemotretan yang merupakan pekuburan Kristen lengkap dengan hiasan salibnya terlihat di beberapa foto, padahal model baju pengantin yang difoto adalah baju pengantin muslimah.

Polemik bermula ketika akun Twitter @chrissytwittwit membagikan foto-foto itu pada 5 November 2019 lalu. Dengan menggunakan Bahasa Melayu, ia menulis keterangan foto yang berarti:

Bod*h. Tak ada tempat lain untuk pemotretan?

Tidak menghormati tanah pekuburan orang, milik umat Kristiani pula.

Orang-orang mau melakukan apapun hanya untuk dapat perhatian.

Kalau kau duduk di atas kuburan keluarga aku, akan kucari kau!”

Lantaran tak kuat menerima hujatan,  pemilik butik baju pengantin yang bernama Nur Amirah mengaku siap bertanggungjawab.

“Saya akan bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi. Jangan salahkan atau libatkan para model dan fotografer,” kata Nur Arimah lewat video berdurasi 5 menit.

Dalam rekaman itu, Amirah yang mengenakan jilbab hitam mengaku tak mengira foto-foto yang semula akan dipakai untuk pameran koleksi bridalnya ternyata akan menuai protes. Dia pun meminta maaf.

“Saya ingin minta maaf pada semua lapisan masyarakat, entah itu Muslim atau non-Muslim. Tapi terutama bagi umat Kristen, saya minta maaf telah mengunggah foto-foto itu di media sosial,” katanya.

Dia beralasan memilih pemakaman Kristen sebagai lokasi pemotretan karena ingin membuat fotonya terlihat indah dan unik. Pemakaman Kristen biasanya memang terkesan lebih bersih dan artistik dibanding pemakaman Islam.

Amirah pun berkata dia tidak pernah berniat menggunakan foto itu untuk melecehkan agama atau ras lain. (yogie)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed