oleh

Disebut Punya Ferrari & Mercy, KJP Anak Mantan Sopir Angkot Mau Dicabut

-Anehsiana-146 views

Jakarta, Radar Pagi – Edi Hartono, mantan sopir angkot yang ngontrak rumah di Tebet, Jakarta Selatan, terancam dicabut KJP anaknya. Alasannya, dia disebut punya tiga kendaraan mewah, mulai dari Mercy sampai Ferrari.

“Saya awalnya punya motor tiga tapi sudah saya jual dua, dan tinggal satu, lalu saya ke Samsat sana untuk blokir motor dua yang saya sudah jual, cuma saya enggak baca bahwa di situ tertulis ada roda empat ada mobil satu Ferrari, dan dua mobil Mercedes Benz,” ungkap Edi di kediamannya, di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019) dikutip dari merdekacom.

Edi kemudian bertanya kepada petugas Samsat mengapa namanya bisa dipakai oleh orang lain sebagai pemilik mobil mewah. Edi pun tidak pernah merasa meminjamkan KTP pada siapapun.

“Saya datang ke Samsat, saya kaget karena kok bisa muncul, waktu ditanya apa pernah minjemin KTP saya tidak pernah minjamkan KTP saya,” ucapnya.

Namun Edi mengingat Ia memang pernah kehilangan KTP saat sedang ingin mengurus perpanjangan atas izin operasi angkotnya.

“Tapi KTP saya pernah sempat hilang tahun 2016 gara-gara waktu itu dipinjem mau perpanjang mobil angkot saya, cuma tidak jadi karena merasa cicilannya yang terlalu besar maka saya menjual angkotnya,” kata Edi.

Edi tidak tahu sejak kapan namanya tercatat memiliki tiga kepemilikan mobil mewah ini. Karena memang selama ini Ia tidak pernah mendapatkan tagihan pembayaran pajak dari tiga mobil itu.

“Justru itu dia (pemilik mobil mewah) bayar pajaknya lancar, baru kemarin dia perpanjang bulan April dan bulan Januari, tertulis di kertasnya,” ucap Edi.

Di rumah kontrakannya Edi mengatakan, tidak mungkin ada tiga buah mobil mewah bisa diparkir di rumahnya. Mobil mewah yang tercatat atas namanya yaitu satu buah mobil Mercedes Benz 220, satu mobil Mercedes Benz 190 dan satu buah mobil Ferrari Dino.

Edi dan keluarga berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, Ia dan, Ia mengatakan tidak memiliki banyak biaya untuk mengurus ini, Ia hanya berharap bisa mendapatkan haknya kembali. (rnd/red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed