oleh

Bupati Tuban Beri ‘Kartu Merah’ Bagi Kontraktor Nakal

-NUSANTARA-229 views

Tuban, Radar Pagi – Bupati Tuban H Fathul Huda mulai geram melihat pelaksanaan sejumlah proyek di kabupaten berjuluk Bumi Ronggolawe itu, khususnya proyek pembangunan Kantor Kecamatan Semanding.

Bupati memberikan sanksi berat kepada seluruh kontraktor yang tidak bersikap profesional dan bermain-main dengan uang rakyat dalam menyelesaikan proyek yang dipercayakan kepada mereka.

“Pemerintah sangat berharap kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, jangan molor,” ujar Bupati Tuban Rabu (7/11/2019).

Mantan Ketua PCNU Tuban itu menjelaskan tindakan tegasnya semata-mata agar proyek pembangunan dapat selesai tepat waktu, sehingga  manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

“Perlu diingat jika tidak selesai tepat waktu akan kita akan  beri sanksi sesuai aturan. Saya pastikan para kontraktor tidak akan bisa mengikuti lelang atau tender pada proyek yang dilangsungkan Pemerintah Kabupaten Tuban, karena mereka mendapat sanksi putus kontrak hingga masuk daftar blacklist,” katanya.

“Kalau sampai wanprestasi (ingkar janji), maka kontraktor akan kita beri kartu merah yang artinya tidak boleh ikut tender lagi, selain itu yang mengerjakannya molor juga ada dendanya,” lanjutnya.

Sekadar informasi, proyek pembangunan Kantor Kecamatan Semanding yang dikerjakan oleh PT Pandega Wreksa Wisesa sejak 25 April 2019 harusnya sudah selesai selama 180 hari kalender atau enam bulan, tepatnya 21 Oktober 2019 lalu. Namun hingga kini belum juga selesai.

Pihak pelaksana mengklaim akan menyelesaikan proyek yang menelan biaya Rp 2,1 miliar itu akhir November.

Terhitung per 22 Oktober kontraktor akan mendapat denda Rp 2,1 juta per hari dikalikan hingga proyek selesai. (Med/Rino)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed