oleh

Tulisan di Instagram Fahira Idris Dihapus, Ade Armando Diminta Cari Bukti Lain

-Nasional-716 views

Jakarta, Radar Pagi –  Pakar komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya pada Jumat sore untuk melaporkan akun Instagram atas nama Fahira Idris. Namun di sana dia diminta untuk melengkapi alat bukti.

Ade menegaskan meski Polisi belum mengeluarkan surat tanda bukti lapor, tetapi laporannya tidak ditolak, melainkan harus dilengkapi alat buktinya untuk diverifikasi lebih lanjut.

“Jadi bukan tidak diterima, tapi perlu verifikasi lebih lanjut,” ujar Ade di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/11/2019).

Menurut Ade, akun Instagram milik anggota DPD RI Fahira Idris dilaporkan karena pada 5 November 2019 memuat unggahan yang menyebut Ade kebal hukum sehingga tidak pernah dipenjara.

Menurut Ade, tulisan Fahira tersebut telah menggiring opini negatif pada masyarakat.

“Ibu Fahira ini dalam pandangan saya dengan sengaja membangun sebuah kesan bahwa saya selama ini membanggakan diri saya bahwa saya kebal hukum. Buat saya ini serangan yang sangat tidak layak dan mencemarkan nama baik saya,” kata Ade

Menurut Ade, keterangan tulisan yang diduga telah mencemarkan nama baiknya telah dihapus dari akun Instagram Fahira. Karena itu, polisi membutuhkan barang bukti lainnya untuk mendukung laporan Ade.

“Ternyata hari ini diketahui kalimat-kalimat yang justru ingin dipersoalkan itu sudah hilang sehingga polisi harus memverifikasi, mempelajari kembali bukti-bukti valid untuk tuduhan atau dugaan tersebut,” ungkap Ade.

Pertikaian antara Ade dengan Fahira bermula ketika Ade mengunggah ulang postingan Anies Baswedan berwajah Joker, karakter penjahat brutal dan sangat licik dalam cerita Batman. Fahira yang tidak senang dengan unggahan tersebut lalu melaporkan Ade ke polisi. (vidi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed